Lagi, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Perum BSM Indihiang Kota Tasik

2375
0
Aparat Kepolisian menjaga ketat lokasi rumah yang dijadikan tempat tinggal terduga teroris di Indihiang, Rabu (20/05) siang. istimewa untuk radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali tangkap seorang terduga teroris berinisial MT (38), di Perum Bumi Sentra Mas (BSM), Blok F3 Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya, Selasa (19/05) sore.

Tim Densus dibantu petugas Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (20/05) siang, langsung menggeledah rumah terduga teroris tersebut dan mengamankan beberapa barang bukti.

“Selama ini kita mengenal pria itu sebagai ustaz atau guru ngaji. Sudah lama ada 7 tahun diam bersama keluarganya di sini di rumah inventaris perumahan. Setiap harinya di sini sebagai imam masjid, guru ngaji dan semua kegiatan-kegiatan di masjid,” ujar salah seorang penjaga perumahan tersebut, Nana (50), kepada wartawan.

Nana menerangkan, MT sudah dikenal lama oleh warga perumahan dan sempat keluar dulu dari kegiatan keagamaan beberapa tahun silam di lingkungan ini.

Berita terkait : Saat Mau Tarawih Pengurus Masjid Perum BSM Indihiang Tasik Ditangkap Densus 88, Warga Kaget

Sampai akhirnya aktif dan masuk kembali ke perumahan dan menempati rumah inventaris bagi pengurus masjid atau keagamaan di perumahan tersebut.

“Sempat keluar dulu dan katanya merantau ke luar kota beberapa tahun. Sampai akhirnya kembali lagi dan mengisi kembali rumah inventaris ini bersama anak dan istrinya,” terangnya.

Loading...

MT pun selama ini dikenal suka bergaul dengan masyarakat dan buka tipe orang atau keluarga yang menutup diri.

Pria tersebut tak memiliki pekerjaan tetap selama ini dan kegiatannya hanya sebagai imam masjid, guru ngaji dan mengurus semua kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Selama ini diketahui gaul dan belum pernah melihat menyendiri kalau di sini,” bebernya.

Nana menyebut, dulu sempat ada dua orang bergantian sebagai pengurus masjid perumahannya yang menempati rumah inventaris.

Namun, yang terus bertahan MT sampai sekarang dan diketahui telah dibawa oleh beberapa orang berpakaian preman yang menyebut berasal dari Tim Densus 88.

“Kalau dulu memang sempat gantian, tapi yang bertahan hanya bapak itu,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri berhasil menangkap seorang terduga teroris berinisial MR (45), warga asal Kampung Padasuka, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Senin (11/05) lalu.

Tersangka selama ini diduga memiliki keterkaitan jaringan teroris dengan beberapa orang yang ditangkap sebelumnya di daerah lain belum lama ini.

Pria yang berprofesi pedagang galon, kopi seduh dan dikenal sebagai guru ngaji ini diketahui almuni ngruki, Solo, Jawa Tengah.

Dua hari setelah penangkapan, Densus 88 dibantu Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota menggeledah dua rumah yang salahsatunya sebagai tempat tinggal tersangka bersama keluarganya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.