PERSIB vs PSMS MEDAN

Lagi-Lagi Wasit Jadi Bintangnya

735

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BALI – Perjuangan menjadi juara semakin berat untuk Persib Bandung. Berharap memperpendek jarak dengan PSM Makassar malah statis dengan poin 49.

Alih-alih bisa menang mudah dari tim Ayam Kinantan, nyatanya terbalik. Tim asuhan Peter Butler itu bisa memenangkan laga 1-0 dari Supardi CS.

Kekalahan tersebut tentunya sangat mengecewakan, karena Persib sedang berjuang menapaki tangga juara. Yang lebih menyesakan lagi, kekalahan kemarin karena Persib menganggap kepemimpinan wasit Suhardiyanto sangat buruk.

“Kalau kita kalah 5-0, 10-0 atau 100-0 pun saya tidak ada masalah kalo dengan cara yang baik.

Saya berdoa agar ke depan sepak bola semakin baik. Engga ada kata lain selain untuk bisa berusaha baik lagi,” kata kapten tim Persib Supardi, usai laga kemarin.

“Terlalu capek bermain bola seperti ini, saya berharap di sisa karir saya ini, saya berharap sepak bola Indonesia bisa menyaingi negara-negara lain termasuk nanti adik-adik saya nanti semakin semangat,” lanjutnya.

Ditempat yang sama, pelatih Persib Mario Gomez berkomentar lebih pedas. Karena Gomez menganggap beberapa kali timnya dirugikan oleh keputusan wasit.

Saking kecewanya dengan kondisi sepak bola di Indonesia, pelatih asal Argentina itu menyarankan Persib untuk bermain di liga lain.

“Sangat sulit untuk bermain seperti ini, bagi saya Persib harus bermain di liga lain. Main di negara lain, kita ga bisa main di sini. Bagi saya, itu opini pribadi saya. Persib ga bisa main di sini dengan wasit dan lainnya yang ada di sini,” keluh Gomez.

Dalam karirnya, pelatih asal Argentina itu baru merasakan hal seperti ini di sepak bola Indonesia.

“Bukan karena pPersib kalah, hanya opini saya. Saya tidak pernah melihat kondisi kaya gini seumur hidup saya,” ujarnya.

Gomez mengakui jika pemainnya sendiri memang sering melakukan kesalahan. Hal itu disebabkan oleh keputusan wasit yang sedikit-sedikit memberi pelanggaran untuk lawan.

“Kalau kita kalah dengan cara normal, karena salah kita seperti saat kita kalah dari Bhayangkara, Mitra Kukar atau Madura, tapi tidak seperti ini. Sangat mudah untuk mendapatkan foul ketika pemain lain ga dapet foul,” keluhnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS Medan Peter Butler mengapresiasi kerja keras para pemainnya setelah mengalahkan Persib. Menurutnya, skuat Ayam Kinantan bermain sesuai instruksi dan taktik yang telah dipersiapkan.

“Saya senang sekali dengan pemain saya. Mereka ikut rencana dan strategi,” ungkapnya.

Kendati demikian, eks pelatih Persipura Jayapura itu tetap memuji permainan kualitas individu beberapa pemain Maung Bandung yang sangat merepotkan lini belakang timnya. Bahkan dirinya paham benar, bermain tanpa dukungan suporter merupakan tugas yang berat bagi setiap tim.

“Saya pikir mereka mereka baik di wing kiri dan wing kanan, mereka punya kualitas. Mereka datang ke sini, mau menang. Tapi, tanpa penonton untuk mereka itu adalah hal yang sulit,” imbuhnya. (pra)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.