Beranda Kota Tasik Lagi, Ratusan Pengusaha Outlet Pulsa Priatim Demo Tuntut Kemenkominfo

Lagi, Ratusan Pengusaha Outlet Pulsa Priatim Demo Tuntut Kemenkominfo

97
BERBAGI

TASIK- Ratusan pengusaha outlet pulsa se-Priangan Timur yang tergabung dalam komunitas Teman Outlet Priangan Timur (TOPT) kembali menggelar aksi menuntut pencabutan kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terkait pembatasan registrasi 1 NIK untuk 3 Kartu SIM. Aksi digelar di depan Tugu Adipura Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Senin (2/4) siang.

Penanggung jawab aksi, Deni dari counter 3G Komunika menyebutkan, kebijakan tersebut dirasa sangat merugikan bagi para pengusaha outlet. Pasalnya, penjualan kartu perdana menjadi salah satu pemasukan tertinggi dari bisnis mereka dan pembatasan tersebut menyebabkan pendapatan para pengusaha berkurang drastis.

“Aksi ini tidak hanya dilakukan di Tasik, tetapi juga di 30 kota lainnya di seluruh Indonesia dengan tuntutan yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan Kemenkominfo sangat merugikan para pengusaha outlet pulsa,” ungkap Deni saat ditemui Radartasikmalaya.com, Senin (2/4).

Pantauan Radartasikmalaya.com, aksi para pengusaha outlet ini berlangsung damai. Tidak hanya melakukan orasi, namun massa aksi juga melaksanakan sholat berjamaah, doa bersama, hingga diwarnai dengan aksi teatrikal yang emosional.

Diketahui sebelumnya komunitas TOP-T yang merupakan bagian dari Komunitas Niaga Celluler Indonesia (KNCI) ini sempat menyampaikan tuntutan kepada DPRD Kota Tasikmalaya, meminta untuk disampaikan ke pemerintah pusat.

Pihak DPRD sendiri, jelas Deni, juga memberikan dukungan kepada TOP-T maupun KNCI karena kebijakan Kemenkominfo berdampak cukup signifikan terhadap penghasilan para pengusaha outlet.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada tindakan pasti dari pemerintah pusat terkait tuntutan para pelaku usaha counter pulsa tersebut. Deni mengungkapkan jika dalam waktu dekat belum ada kepastian dari pemerintah pusat maka pihaknya akan kembali melakukan aksi.

“Kalau tidak ada tindakan dari pemerintah, kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi ke pusat secepatnya,” ujar Deni. (sal)

 

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.