Lahan Jalan Lingtar Mulai Dibebaskan

179

SINGAPARNA – Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tasikmalaya mulai membebaskan lahan untuk Jalan Lingkar Utara (Lingtar) sepanjang 400 meter persegi di Desa Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya, Mamik M Fuadi ST MT mengatakan untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara sudah disiapkan Detail Engineering Design (DED) dan Feasibility Study (FS) sejak empat tahun lalu. “Bahkan untuk analisis dampak lingkungan sudah dua tahun lalu disiapkan,” paparnya.

Jelas Mamik, tahapan awal pembebasan lahan 400 meter di Jalan Ciawi-Singaparna, lokasinya berdekatan dengan lahan Pasar dan Terminal Singaparna. “Untuk pembebasan lahan, anggarannya sudah dialokasikan Rp 4 miliar yang bersumber dari APBD 2019,” paparnya.

Jelas dia, lahan seluas 400 meter persegi ini sebagai persiapan yang akan digunakan muka untuk Jalan Lingtar. Setelah itu, dilanjutkan pembebasan lahan sepanjang 12 kilometer dengan lebar 24 meter. Yang diawali dari Desa Cikunir, Singaparna, Padakembang, Leuwisari, Cigalontang sampai Desa Sukasukur, Mangunreja.

“Kebutuhan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp 176 miliar. Totalnya dengan pembangunan sampai selesai dibutuhkan Rp 400-500 miliar, karena akan ada dua arah badan jalan,” paparnya.

Kepala Dinas PUPR, Drs Yusep Yustisiawandana MM menambahkan Jalan Lingtar untuk pemecah kemacetan di pusat kota Singaparna. “Nanti kendaraan dari Garut masuk jalan ini dan keluar di Cising,” jelasnya.

Terang dia, setelah penyelesaian Jalan Cising, yang menjadi fokus Jalan Lingtar. Targetnya, sesuai dengan RPJMD bisa selesai dibangun 2021, itu pun kalau anggarannya tersedia.

“Minimal bisa selesai dulu dari Cikunir, Cintaraja sampai ke Desa Cilampunghilir. Selanjutnya ke Leuwisari, Cigalontang dan Mangunreja,” paparnya. (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.