Lahan Terminal Pangandaran Belum Diserahkan ke Provinsi

117
0
TERMINAL. Lahan terminal Pangandaran belum juga diserahkan ke pihak Provinsi Jawa Barat Rabu (20/11). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
TERMINAL. Lahan terminal Pangandaran belum juga diserahkan ke pihak Provinsi Jawa Barat Rabu (20/11). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Hingga saat ini, aset lahan Terminal Pangandaran belum diserakan ke pihak Provinsi Jawa Barat, sejak diserahterimakan pada tahun 2016 lalu.

Koordinator Terminal Pangandaran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dadan Hamdani mengatakan untuk pengelolaan dan aset berupa bangunan dan lain-lain, sudah diserahkan sepenuhnya kepada Provinsi Jawa Barat.

”Kalau lahan belum ada penyerahan, mungkin masih tarik ulur,” ujarnya kepada Radar, Rabu (20/11).

Ia pun tidak bisa memastikan secara detail permasalahan yang menyebabkan lahan terminal tersebut tidak juga diserahkan.

“Mungkin Pemkab Pangandaran dan Provinsi memiliki keinginan masing-masing terhadap lahan terminal,” ungkapnya.

Akibat belum dilaksanakan penyerahan aset lahan tersbeut, anggaran dari pusat pun jadi terkendala. ”Anggaran itu digunakan untuk perbaikan dan rehab terminal, tapi kita belum bisa menerimanya dari sekarang,” jelasnya.

Padahal, pihaknya berencana mengubah wajah terminal saat ini. ”Tapi Pemkab juga sudah melakukan beberapa perbaikan bangunan,” jelasnya.

Sejauh ini, terminal Pangandaran baru mendapatkan retribusi dari kendaraan yang masuk saja.” Kita belum ada sosialisasi lagi untuk target retribusi selanjutnya,” tutur dia.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida mengatakan lahan terminal masih bergabung dengan lahan Pasar Pananjung. ”Luas keseluruhannya mencapai 24 ribu meter persegi,” bebernya.

Sementara kalau dihitung hanya luas terminalnya saja, hanya sekitar 7 ribu meter persegi. ”Jadi memang luas lahan terminal ini sempit,” ujarnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.