Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Lahir di Jalan, Pengobatan Ditanggung Pemkab

58
0
SEHAT. Yati (28), warga Dusun Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar melahirkan di tengah jalan pada Jumat (4/10).
SEHAT. Yati (28), warga Dusun Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar melahirkan di tengah jalan pada Jumat (4/10).

PANGANDARAN – Saat ini kondisi ibu hamil yang melahirkan di tengah jalan bernama Yati (28) dalam keadaan sehat, begitupun dengan bayi perempuan yang dilahirkan.

Kepala Puskesmas Langkaplancar Yana Taryana mengatakan untuk biaya pengobatan pasca kelahiran Yati ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Pangandaran. ”Kami juga melakukan check up secara rutin ke rumah Ibu Yati,” tuturnya kepada Radar, Minggu (6/10).

Menurut dia, sudah menjadi kewajiban Pemkab Pangandaran menggratiskan biaya kesehatan bagi warganya. “Untuk kondisi Ibu Yati sendiri sekarang sehat walafiat, bayi perempuannya juga sehat,” terangnya.

Sejumlah pejabat dan anggota DPRD sudah menengok ke rumah Yati, untuk memastikan kondisinya baik-baik saja. ”Termasuk perangkat desa dan lain-lain sudah menengok kesana,” ucapnya.

Saat kejadian, menurut Yana, bidan desa juga ikut menangani langsung usai yang bersangkutan melahirkan. ”Saat itu ada warga yang langsung mengontek ibu bedan desa, namun sempat kesulitan karena sulitnya sinyal telpon,” ujarnya.

Menurutnya, tempat tinggal Yati memang cukup jauh berada diperbatasan antara Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya. ”Jadi daerah ini memang susah sekali sinyal karena daerahnya yang cukup terpencil,” jelasnya.

Selain itu, kondisi jalan menuju Pos Keshatan Desa (Poskesdes) yang cukup jauh dan terjal, menjadi penyebab Yati melahirkan dijalan.

Yati dan bayinya kini dalam keadaan sehat dan biaya pengobatannya pun ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran Minggu (6/10).
Yati dan bayinya kini dalam keadaan sehat dan biaya pengobatannya pun ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran Minggu (6/10).

Hingga saat ini, bayi perempaun berbobot 3,800 gram itu belum diberi nama. ”Belum sampai saat ini belum dikasih nama, nanti kalau sudah usia 40 hari mungkin,” ucapnya.

Sebelum diberitakan, salah seorang warga Dusun Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar, Yati (28) terpaksa melahirkan di jalan saat menuju Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).

Kepala Puskesmas Langkaplancar Yana Taryana mengatakan jarak rumah Yati dengan Posekesdes sekitar 4 kilometer jauhnya, ditambah lagi kondisi jalan yang menanjak.

”Yang bersangkutan dibawa oleh keluarga menggunakan sepeda motor, setelah Yati merasakan kontraksi sekitar pukul 05.30,” jelasnya kepada Radar, Jumat (4/10).

Di tengah perjalanan, kata dia, Yati merasakan mules yang semakin menjadi, sehingga terpaksa perjalanan menuju Poskesdes dihentikan.

”Akhirnya proses persalinan terpaksa dilakukan di jalan, dengan dibantu paraji yang kebetulan menemani Yati dari rumahnya,” terang dia.

Proses kelahiran tersebut terjadi sekitar pukul 08.00, beberapa saat berselang bidan dari Poskesdes datang ke lokasi kejadian.

“Kemudian Yati dan bayinya langsung dibawa ke rumahnya menggunakan tandu yang terbuat dari kain sarung,” katanya.

Menurut informasi, Yati berhasil melahirkan seorang bayi perempuan dengan bobot 3.800 gram dalam kondisi sehat. ”Alhamdullillah bayinya lahir dengan sehat,” ungkapnya.

Yana pun meminta kepada masyarakat yang akan memerlukan pertolongan medis untuk bisa berkoordinasi aktif dengan pihak Puskesmas. ”Agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” terangnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.