Lalai Protokol Kesehatan, Pembukaan Objek Wisata di Garut Dievaluasi

76
0
dr Helmi Budiman Wakil Bupati Garut

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan melakukan evaluasi terhadap pembukaan sejumlah objek wisata. Pasalnya, banyak wisatawan yang berkunjung tak menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengaku banyak mendapat laporan bahwa wisatawan tak mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga : Semua Pasien Positif Corona di Garut Sembuh

Salah satunya tak menggunakan masker saat berwisata. Seperti wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Garut.

“Berwisata boleh, tapi kami minta patuhi protokol kesehatan. Sering cuci tangan dan pakai masker. Kayak di pantai itu masih banyak yang tak memakai masker, meski petugas sudah mengingatkan,” kata Helmi Rabu (8/7).

Jadi, kata dia, sebuah risiko saat wisata dibuka, banyak yang belum patuh dengan protokol kesehatan.

Loading...

Padahal prosedur berwisata saat pandemi Covid-19 sudah sangat jelas, harus mengikuti protokol yang sudah ditentukan.

Dengan banyaknya laporan wisatawan tak patuh dengan protokol kesehatan, Helmi menyebut akan melakukan evaluasi.

Jangan sampai dibukanya objek wisata dan tak patuhnya wisatawan jadi tempat penyebaran Covid-19.

“Kami akan evaluasi, apakah akan ditutup atau lanjut (pembukaan objek wisata). Opsi lainnya dibuka tapi dengan pembatasan,” katanya.

Para wisatawan dan pelaku wisata jadi orang yang berisiko tertular Covid-19. Pihaknya pun akan memprioritaskan objek wisata untuk melakukan swab test.

Baca juga : Berikut Video Kekalahan Wakil Bupati Garut saat Adu Layangan

“Memang kelihatannya agak sulit (mengingatkan wisatawan memamaki masker). Kami banyak dapat laporan,” ucapnya.

Helmi meminta para wisatawan mematuhi aturan protokol kesehatan. Jangan sampai nantinya karena tak patuh, membuat objek wisata kembali ditutup. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.