Langgar PSBB, GOR di Garut Ditutup

37
0
DITUTUP. Satpol PP Garut menyegel sebuah Gor di Jalan Sudirman Minggu (17/1). Penutupan dilakukan karena dianggap melanggar pelaksanaan PSBB Proporsional, yakni jam operasional melebihi yang telah ditetapkan pemerintah. Yana taryana / rakyat garut
Loading...

GARUT KOTA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut menyegel sebuah Gelanggang Olah Raga (Gor) di Jalan Sudirman Kecamatan Garut Kota, Minggu (17/1).

Sarana olahraga ini ditutup Satgas Covid-19 Kabupaten Garut karena diduga melanggar peraturan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara Proporsional, salah satunya adalah melebihi jam operasional yang telah ditentukan.

“Hari ini (kemarin, Red) kami memberikan sanksi yakni menutup Gor karena melanggar aturan terkait jam operasional,” ujar Kepala Satpol PP Garut Hendra S Gumilar kepada wartawan, kemarin.

Selain penutupan Gor, sebelumnya pihaknya juga melakukan penutupan terhadap kedai kopi di perkotaan Garut. Penutupan dilakukan karena melanggar protokol kesehatan dan jam operasional. “Kita kenakan sanksi administrasi berupa denda dan penutupan operasional. Kita juga membubarkan kerumunan anak-anak motor yang nongkrong di jalan,” terangnya.

Baca juga : Satgas Covid-19 Garut Susuri Pusat Kota

loading...

Selain melakukan penyegelan serta denda administrasi, sanksi pelanggaran di masa PSBB Proporsional juga bisa berupa penahanan kartu identitas.

“Kalau disanksi di Perbup (Peraturan Bupati) itu ada beberapa dari mulai penahanan kartu identitas kita sudah lakukan, penghentian sementara kegiatan seperti ini kita hentikan, terus menghentikan aktivitas kegiatan sama seperti yang kita lakukan oleh seluruh tim baik tim kabupaten maupun tim kecamatan,” ungkapnya.

Kasatpol PP Garut mengungkapkan tempat usaha yang disegel akan ditutup sementara hingga 25 Januari 2021. “Untuk ini penyegelan sampai tanggal 25 Januari (2021),” tuturnya.

Ia mengatakan partisipasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di masa pandemi sangat membantu dalam penyelesaian kasus Covid-19 di Kabupaten Garut.

“Pada prinsipnya seluruh jajaran TNI, Polri, Pemda Garut dan khususnya dari Satgas penangangan Covid-19 tingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan kepada masyarakat tetap patuhi 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dan juga menghindari kerumunan, demi kesehatan seluruh warga masyarakat Garut,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.