Sekda Minta Dinas Terkait Koordinasi dengan Polisi

Laporkan CPNS Pemanipulasi IPK!

76
Mahmud SH MH Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran

PANGANDARAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran Mahmud SH MH meminta kepada Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaporkan dua CPNS yang mengundurkan diri karena memanipulasi Indek Prestasi Komulatif (IPK) ke pusat.

”Kalau dari Pemkab normatif saja, harus diproses sesuai aturan, kalau ada penyimpangan memang harus dianulir dan harus segara diganti,” ujarnya kepada Radar, Kamis (7/2).

Menurutnya, BKPSDM ha­rus segera bergerak cepat menye­lesaikan pemberkasan CPNS lolos dan mengganti yang dianulir atau mengundurkan diri.

”Karena kami mengharapkan untuk segera mungkin PNS yang lolos bisa langsung kerja, ya mudah-mudahan pada triwulan pertama ini,” tuturnya.

Mahmud mengatakan pe­n­daftar­­an dengan sistem online memang su­lit untuk memvalidasi data yang di-upload ke website. ”Waktu di-upload mungkin tidak bisa di­de­teksi, tapi saat hardcopy-nya di­periksa, pasti itu ketahuan,” terangnya.

Dia menambahkan hal itu baru pertama kali terjadi sepanjang penyelenggaraan tes CPNS di Kabupaten Pangandaran. ”Waktu 2014 aman-aman saja, karna waktu itu sistemnya berbeda,” tegasnya.

Bagi para CPNS yang lolos, kata dia, seleksi diharapkan bisa bekerja dengan baik dan mampu berdedikasi untuk Pangandaran. ”Harapan besar saya seperti itu, agar ikut membangun Pangandaran ini,” tuturnya.

Kabid Pengembangan Kompe­ten­si dan Informasi BKPSDM Kabupaten Pangandaran  Sofyan Tanjung mengatakan pihaknya sedang mengurus persiapan untuk rencana tes PPPK, se­hing­ga belum melaporkan peng­unduran diri dua peserta CPNS.

”Kemungkinan dalam waktu dekat kita laporkan ke pusat,” ujarnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.