Lapuk, Jembatan Gantung Citaringgul Mengancam Warga

169
0
LAPUK. Jembatan Gantung Citaringgul di Kecamatan Bojonggambir sudah lapuk dan mengancam keselamatan warga, Rabu (22/5). DESA CAMPAKASARI FOR RADAR TASIKMALAYA

BOJONGGAMBIR – Jembatan Gantung Citaringgul yang menghubungkan Desa Campakasari dan Desa Bojongkapol Kecamatan Bojonggambir kondisinya mengkhawatirkan dan bisa mengancam keselamatan warga.

Kepala Desa Campakasari Kecamatan Bojonggambir, Aas Sutisna mengatakan jembatan gantung tersebut memang kondisi bantalannya sudah lapuk, karena terbuat dari bambu yang disusun secara manual. “Bahkan di beberapa titik kondisinya sudah hilang dan jatuh ke sungai. Jadi penyeberang harus benar-benar berhati-hati,” paparnya kepada Radar, Rabu (22/5).

Lanjut dia, rusaknya jembatan ini sejak 2016 lalu. Sampai saat ini belum ada perbaikan. Walaupun, warga sempat beberapa kali menambal bantalan jembatan yang bolong dengan bambu, namun ketahanannya tidak lama sudah rusak lagi. Apabila terus dibiarkan, jembatan dengan panjang 12 dan lebar 2,5 meter itu dikhawatirkan tiba-tiba ada warga yang terperosok atau ambruk. “Saya khawatir jika ini terus dibiarkan bisa mengancam warga, apalagi ketika air sungai sedang meluap,” keluhnya.

Padahal, kata dia, jembatan tersebut sangat aktif digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas perekonomian. Mulai dari mengangkut hasil bumi, mengakses pelayanan kesehatan dan pendidikan. Sehingga sudah sepantasnya untuk segera diperbaiki.

“Saya sudah melaporkan kepada dinas terkait agar jembatan itu segera diperbaiki. Khawatir tiba-tiba jembatan penghubung dua desa itu roboh. Namun belum tahu kapan akan mulai diperbaikinya,” ungkapnya.

Hoer Albar (36), salah satu warga Cimuncang Desa Campakasari Kecamatan Bojonggambir mengatakan memang selalu khawatir ketika melintasi jembatan gantung ini. Namun, ini merupakan satu-satunya jalan alternatif yang jaraknya cukup dekat. “Kalau ke jalan utama jaraknya cukup jauh. Jadi walaupun kondisinya rusak ya terpaksa dan dibiasakan saja,” bebernya.

Kata dia, warga berharap jembatan tersebut segera diperbaiki. Dengan demikian, aktivitas perekonomian masyarakat bisa berjalan lancar yang dampaknya pertumbuhan ekonomi meningkat. “Kasihan sekarang warga yang mengangkut hasil bumi harus bersusah payah dan anak-anak SD pun harus berhati-hati setiap melintasi jembatan gantung ini,” pungkasnya.(obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.