Launching Pertama Vaksinasi di Puskesmas Tinewati Tasikmalaya

76
0
PERSIAPAN. Puskesmas Tinewati dan puskesmas lainnya se-Kabupaten Tasikmalaya terus mematangkan persiapan untuk vaksinasi, Jumat (29/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
PERSIAPAN. Puskesmas Tinewati dan puskesmas lainnya se-Kabupaten Tasikmalaya terus mematangkan persiapan untuk vaksinasi, Jumat (29/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

SINGAPARNA – Puskesmas Tinewati, Singaparna ditunjuk sebagai tempat launching pertama vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya. Rencananya Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP bersama para pejabat ASN lainnya hadir dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Sinovac.

Setelah itu, baru serentak dilaskanakan di 40 puskesmas dan sembilan fasilitas kesehatan atau klinik yang ditunjuk mulai secara bertahap melaksanakan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan.

Kepala Puskesmas Tinewati Singaparna Dais Nuronia mengatakan, untuk kesiapan fasilitas peralatan, tenaga medis dokter perawat yang akan melaksanakan vaksinasi termasuk prosedur sesuai protokol kesehatan sudah disiapkan.

Menurut dia, untuk launching pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan di Puskesmas Tinewati, Singaparna, Senin (29/1) pukul 09.00 pagi yang akan dihadiri oleh bupati bersama pejabat ASN lainnya.

“Intinya Tinewati sudah siap melaksanakan vaksinasi Covid-19 dan vaksin serta peralatan perlengkapan lainnya dari Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) sudah diterima,” kata Dais kepada Radar, Jumat (29/1).

loading...

Setelah launching vaksinasi ini, tambah dia, selanjutnya puskesmas-puskesmas lainnya di Kabupaten Tasikmalaya akan serentak dilaksanakan atau hari berikutnya, Selasa (2/2).

Kepala Puskesmas Singaparna Epi Lutpi Edward mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan di puskesmas. “Jumlah tenaga kesehatan di kita ada 48 orang, namun yang akan divaksin 43 tiga orang, karena ada lima di antara kami yang terpapar positif Covid-19, jadi dikecualikan tidak divaksin,” ujar dia.

Kepala Puskesmas Ciawi Asep Rudi Irawan mengatakan, ada 74 tenaga kesehatan (nakes), hanya 68 orang yang akan mengikuti vaksinasi, karena enam nakes lainnya sudah pernah terpapar Covid-19.

“Jadi tenaga kesehatan yang sudah pernah terpapar positif Covid-19 dan sembuh tidak diperbolehkan untuk divaksin. Karena setelah sembuh sudah muncul anti bodi untuk melawan virusnya,” ujarnya.

Dengan adanya vaksin ini, ungkap dia, para tenaga kesehatan di Puskesmas Ciawi akan sangat merasa tenang dan aman dalam menghadapi pandemi ini. Karena nakes ini setiap harinya selalu berhadapan dengan pasien yang terpapar Covid-19.

“Apalagi sudah ada tenaga kesehatan kami yang sudah terpapar Covid-19, empat sudah sembuh dan dua lagi sedang menjalani isolasi mandiri. Termasuk sempat buka tutup karena untuk sterilisasi,” ujar dia. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.