Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.4%

54.4%

6.9%

0.7%

13%

0%

22.4%

0%
Petahana Harus Tepat Pilih Koalisi dan Wakil

Lawan Ade Cukup Berat

155
0
H Ade Sugianto

SINGAPARNA – Pengamat politik, sosial dan pemerintahan Tasikmalaya Asep M Tamam mengatakan sampai hari ini, lawan-lawan petahana Ade Sugianto di Pilkada 2020 akan cukup berat dan banyak. Apalagi figur-figur yang sudah muncul merupakan tenaga muda yang harus diperhitungkan kiprahnya.

“Melihat peta hari ini dan banyak figur yang sudah muncul, Pak Ade akan mendapat saingan banyak dan berat. Baik itu dari partai politik atau figur di luar politisi,” ujarnya kepada Radar, Selasa (13/8).

Kata dia, nama-nama yang sudah muncul dari luar figur politisi seperti Deni Rusyniadi, Cep Zamzam Dzulfikar Nur dan Iip Miftahul Paoz. Termasuk nama Iwan Saputra yang terus mendapatkan dorongan dari masyarakat untuk tampil pada pesta demokrasi lima tahunan ini.

Jelas dia, figur-figur di luar politisi itu mempunyai kapasitas dan basis masa yang layak untuk tampil di pilkada. Apalagi untuk Iwan Saputra melihat pengalaman birokrasinya yang matang. Termasuk figur lainnya mempunyai basis pesantren.

Kemudian, lanjut dia, untuk figur dari politisi yang bisa menjadi lawan berat petahana dengan melihat peta poliik hari ini seperti Cecep Nurul Yakin, Oleh Soleh, Lina Ruzhan dan H Cecep Ruchimat. Figur-figur tersebut mempunyai kapasitas dan politisi matang dan layak menjadi kandidat cabup atau cawabup di pilkada nanti.

“Lawan-lawan Ade Sugianto yang sudah muncul saat ini adalah tenaga muda. Menurut saya sampai saat ini yang menjadi pesaing berat adalah Pak Iwan. Tetapi masih ada calon berat juga yang belum muncul, karena mereka masih berbicara kalkulasi dan spekulasi untuk waktu yang tepat muncul pada Pilkada 2020,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, gerakan masif yang dilakukan Iip, Deni, Cep Zamzam pun terus bergerak menyosialisasikan diri ke masyarakat. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi petahana jelang Pilkada 2020.

“Memang untuk figur di luar politisi harus serius dan cape jauh-jauh hari dalam menyosialisasikan diri ke masyarakat, berbeda dengan figur dari parpol,” ujarnya.

Maka dari itu, tambah dia, Ade harus pandai-pandai menentukan koalisi dan wakil yang tepat pada pilkada nanti. Karena, pemilihan yang tepat akan menjadi penentu di pilkada. Apalagi, kursi PDIP saat ini pada Pileg 2019 tidak maksimal, sehingga harus tepat menentukan koalisinya.

“Sejauh ini gerak Pak Ade pun sudah cukup masif melalui baliho dalam peningkatan popularitas dan elektabilitasnya,” katanya.

Terpisah, kandidat bakal calon Iip Miptahul Paoz mengaku siap bersaing dengan siapa pun dalam Pilkada 2020, termasuk dengan petahana Ade Sugianto.

“Insyaallah siap bersaing dengan siapa pun. Dengan ikhtiar kita mengalir saja bagai air, apapun yang terjadi, terpenting bekerja dengan kemampuan yang ada,” kata dia.

Menurut Iip, dalam kehidupan termasuk niatan tidak ada yang mengetahui nasib manusia ke depannya, hanya takdir Allah yang menjawabnya. “Yang penting semua langkah dan tahapan menuju pilkada dihadapi dengan niat dan tekad yang bulat. Optimis,” tegasnya.(dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.