Lebam Tanda Awal Leukemia

1388
0
BERTUGAS. Dokter Aliqa Citra Septiani MMR usai diwawancara Radar di Klinik Dokter 24 Jam Melati Muhammadiyah beberapa waktu lalu. Radika Robi Ramdani / Radar Tasikmalaya
BERTUGAS. Dokter Aliqa Citra Septiani MMR usai diwawancara Radar di Klinik Dokter 24 Jam Melati Muhammadiyah beberapa waktu lalu. Radika Robi Ramdani / Radar Tasikmalaya

TASIK – Memar dan ruam yang timbul tiba-tiba merupakan gejala awal kanker darah. Pada penderita leukemia, salah satu jenis kanker darah, ruam dan memar dapat terjadi.

Dokter di Klinik Dokter 24 Jam Melati Muhammadiyah dr Aliqa Citra Septiani MMR mengungkapkan, kanker darah dapat mengakibatkan jumlah komponen darah berada di bawah normal atau malah berlebihan, yang akhirnya mengganggu fungsi organ tubuh yang lain.

Gejala memar-memar, mimisan atau perdarahan gusi kerap ditemui pada kanker darah yang disebabkan oleh leukemia. Ini karena pertumbuhan sel darah putih yang abnormal kerap mengganggu produksi dan fungsi sel darah lain seperti trombosit, yang berperan penting dalam pembekuan darah.

“Seseorang perlu waspada jika mengalami gejala memar juga disertai gejala lainnya seperti rasa lelah yang tak biasa, hal itu tanda leukemia,” ujarnya kepada Radar, Sabtu (15/2).

Baja Juga : Terapi Nyeri Lutut, Sertakan Olahraga

Ia menjabarkan, bila seseorang mudah sekali memar, memar muncul tiba-tiba setelah konsumsi obat atau suplemen baru, atau memar muncul di tempat yang tak biasa seperti perut atau punggung, maka disarankan untuk segera periksa ke dokter karena ada indikasi mengidap leukemia.

Leukemia itu, kata dia, kanker yang disebabkan produksi sel darah putih yang juga terlalu banyak. Sel darah putih sendiri berfungsi untuk sistem pertahanan tubuh yang diproduksi di sumsum tulang.

“Pada awalnya penyakit leukemia ini tidak menimbulkan gejala. Gejala muncul ketika sel kanker sudah semakin banyak dan mulai menyerang tubuh penderita,” kata dia.

Aliqa menjelaskan, selain memar, gejala dari leukemia biasanya demam disertai menggigil, mudah lelah, berat badan turun drastis tanpa sebab yang jelas, muncul ruam pada kulit, mimisan, keringat berlebih, mudah terkena infeksi, muncul benjolan, perut tidak nyaman karena pembengkakan hati dan limpa.

Proses terjadinya penyakit leukemia ini ketika sel darah mengalami perubahan dan menjadi kanker. Perubahan ini menyebabkan sel menjadi tidak normal dan tumbuh tidak terkendali. Berbeda dari sel darah normal, sel darah yang terkena kanker kehilangan fungsinya untuk membekukan darah dan melawan infeksi.

Baja Juga : Puasa Bisa Atasi Penyakit Metabolik

Lanjut Aliqa, beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terserang kanker darah yaitu berjenis kelamin pria, berusia di atas 55 tahun, memiliki keluarga yang menderita kanker darah, menderita gangguan sistem kekebalan tubuh seperti HIV/AIDS,  terpapar senyawa kimia seperti pestisida dan memiliki kebiasaan merokok.

Menurutnya, kanker darah dapat menyebabkan komplikasi serius bila tidak ditangani. Beberapa komplikasi tersebut di antaranya tubuh sering terkena infeksi, akibat kekurangan sel darah putih.

Bisa juga perdarahan yang bisa mengancam nyawa, terutama bila terjadi di otak, paru-paru, lambung dan usus. Komplikasi lainnya yakni gangguan pada tulang, meliputi nyeri, pengapuran, hingga patah tulang, penurunan fungsi ginjal atau bahkan gagal ginjal.

“Cara untuk pencegahan penyakit ini yaitu pola hidup sehat dengan olahraga teratur, konsumsi makanan dengan gizi seimbang, hentikan kebiasaan rokok, hindari paparan zat kimia dan cek kesehatan secara berkala,” katanya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.