Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

SDN Sindanggalih Terapkan Outdoor Study

Lebih Mudah Menyerap Pelajaran

15
0
GIAT LITERASI. Siswa SDN Sindanggalih membaca di luar kelas, Senin (12/8). Pembelajaran di luar kelas bisa mengatasi kejenuhan dan meningkatkan semangat siswa.

TASIK – Pembelajaran tak melulu dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa dilaksanakan di luar kelas. Belajar di luar ruangan kelas merupakan upaya agar pembelajaran tidak jenuh dan membosankan. Seperti yang diterapkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sindanggalih.

Kepala SDN Sindanggalih Hj Popi Anggraeni SPd menjelaskan pembelajaran di luar kelas atau outdoor study dilakukan sesekali untuk me-refresh semangat dan motivasi siswa dalam belajar. Belajar di luar kelas juga dalam rangka menggiatkan budaya literasi dan prestasi. Outdoor study dilakukan di alam terbuka, depan kelas ataupun di lingkungan sekolah.

“Sejak Kurikulum KTSP 2006 hingga Kurikulum 2013 di sini sudah menerapkan belajar di luar kelas. Di luar kelas ini siswa bisa belajar dan bermain, sehingga dapat menumbuhkan karakter anak yang kuat,” katanya kepada Radar, Senin (12/8).

Lanjutnya, belajar di luar kelas ini sangat bermanfaat. Misalnya saat belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), anak bisa belajar secara teori sambil melihat objeknya langsung misalnya flora maupun fauna.

Selain itu, menurut Popi, belajar di luar kelas dapat mendorong motivasi belajar. Sebab, peran guru mampu menciptakan eksplorasi, menjadikan belajar seperti bermain. “Karena ruangnya berdekatan dengan alam, maka memungkinkan terciptanya eksplorasi di alam dengan inspirasi keadaan luar kelas. Seperti memandang langit, awan dengan pohon-pohon hijau dan situasi alam. Maka menimbulkan kegembiraan dan kesenangan,” katanya.

Wali Kelas VI SDN Sindanggalih Nia Kurniasih menjelaskan pendidikan di luar kelas mampu mengembangkan pemikiran siswa dalam mendefinisikan suatu materi pelajaran. Selain itu membuat peserta didik mengeluarkan berbagai pemikiran yang berbeda. Seperti, ketika belajar IPA menggunakan strategi pembelajaran contextual teaching and learning (CTL).

Strategi tersebut, merupakan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan realitas kehidupan nyata. Sehingga mendorong peserta didik untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.