Lembaga Tahfiz Harus Dapat Izin Operasional

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

SINGAPARNA – Forum Huffazhil Quran (FHQ) Tasikmalaya menargetkan semua lembaga hafiz quran wajib memiliki izin operasional dari pemerintah daerah dan Kementerian Agama (Kemenag) sebagai legalitas formal. Hal itu diungkapkan saat rapat kerja daerah (rakerda) ke-1 di Aula Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) di Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna, Kamis (13/9).

Ketua FHQ Tasikmalaya Ustaz Agus Yusuf Abdullah MPd mengapresiasi kepada pemerintah daerah dan Kemenag yang sudah memberikan dukungannya kepada lembaga-lembaga hafiz. “Kita bersyukur sekali pemerintah daerah sangat mendukung program FHQ, termasuk dalam pemberian legalitas atau izin operasional bagi lembaga hafiz,” paparnya.

Dengan hadirnya izin operasional, kata dia, diharapkan para penghapal Alquran bisa ikut bergabung mengembangkan kemampuan di lembaga ini dengan baik dan benar.

Tempat yang sama, Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs H Iin Aminudin MSi menjelaskan pihaknya sangat mendukung apa yang menjadi program dari FHQ termasuk menargetkan izin operasional bagi lembaga-lembaga hafiz. “Diharapkan program FHQ mampu meningkatkan pemahaman Alquran dan berkontribusi terhadap suksesnya program pemerintah daerah,” harapnya.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tasikmalaya Maman Jamaludin mengungkapkan pemerintah daerah akan memfasilitasi dalam mengadakan kegiatan atau perlombaan hafiz. Termasuk memberikan izin operasional. “Tidak menutup kemungkinan ke depan kita juga bisa memberikan sekretariatnya untuk FHQ,” tandasnya. (dik)

loading...