Lembur Madani Kota Tasik Bisa Kuatkan KIE Covid-19

94
0
KOMPAK. Tim melaksanakan Monev ke Lembur Madani RW 06 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu, Rabu (25/11). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Tim gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Asisten Kota Tasikmalaya dan Radar Tasikmalaya kembali melaksanakan monev ke Lembur Madani tanggap darurat Covid-19 , Rabu (25/11).

Monev hari ketiga ini, dilaksanakan ke Lembur Madani RW 09 Kelurahan Tamanjaya Kecamatan Tamansari dan RW 06 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu.

Kepala Seksi Promosi dan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cucu Suryani mengatakan adanya Lembur Madani diharapkan bisa menjembatani penerapan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) dalam pemahaman pencegahan Covid-19 kepada masyarakat.

Oleh karena itu, dia meminta agar me­dia informasi kesehatan, hasil krea­tivitas dari Lembur Madani bi­sa ditonjolkan dengan muatan ke­arifan lokal.

“Media informasi ke­sehatan bisa dibuat dengan ba­han kayu bekas, bambu, atau lain­nya. Yang terpenting memuat pe­san membudayakan Perilaku Hi­dup Bersih dan Sehat (PHBS) se­bagai alat promosi kesehatan bagi masyarakat mencegah Covid-19,” katanya kepada Radar, Rabu (25/11).

Salah satu caranya, kata Cucu, dengan menyediakan media promosi kesehatan yang dipasang setiap rumah sebagai bahan baca masyarakat yang berlalu-lalang.

“Setelah dibaca diharapkan ada pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sehingga Lembur Madani ini, sambung Cucu, bisa membangun sumber peradaban dan role model bagi RW lain yang tidak mengikutinya. Maka dalam program mengenai Ipasling, Ipasbud dan Ipakem harus berjalan, jangan sampai ketika tidak ada dana dari pemerintah menjadi mati suri.

“Bisa mengandalkan dana swadaya karena sudah mempunyai payung hukum yang jelas.“Untuk itu, harus memiliki program Lembur Madani yang berkesinambungan, agar sesuai kebutuhan dan potensi yang ada di masyarakat,” katanya.

Dia memaparkan dirinya datang ke Lembur Madani untuk berbagi kegiatan dalam membangun pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat.

”Kami ke sini bukan untuk menilai, tetapi hanya ingin mendengar kiprah Lembur Madani di masyarakat. Karena ingin tahun perannya dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat pentingnya pencegahan penyebaran Covid-19,” katanya.

Ketua Lembur Madani RW 09 Kampung Malimping Kelurahan Tamanjaya Kecamatan Tamansari, Asep Karom menjelaskan dalam monev ini pihak menjelaskan ada dana swadaya masyarakat per bulan Rp 10.000 dan yang ikut iuran tersebut sebanyak 142 KK, hal itu berjalan sudah berjalan satu tahun.

“Pemanfaatannya itu, beberapa untuk membuat promosi kesehatan untuk komunikasi, informasi dan edukasi pencegahan Covid-19. Lalu untuk membeli masker yang dibagikan kepada 350 orang dan membeli face shield sebanyak 50 buah,” katanya.

Selain itu, dalam pencegahan Covid-19 pihaknya menggandeng kelurahan, kader posyandu dan tokoh agama yang rutin memberikan informasikan dan edukasi pencegahan memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Kita sudah membentuk tim gugus penanggulangan Covid-19
untuk memberikan informasi dan edukasi lingkungan tiap hari. Salah satunya rekaman imbauan protokol kesehatan yang dibunyikan dengan pengeras suara,” ujarnya.

Ketua Lembur Madani RW 06 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu, Amran Maulana mengatakan untuk media informasi pencegahan Covid-19. Pihaknya sudah mengkreasikan dengan potensi kearifan lokal, seperti pohon bambu. Dengan begitu mudah dibaca dan diingat, lalu dilaksanakan disiplin menggunakan protokol kesehatan.

“Kami pun merencanakan agar anak muda bisa ikut serta menjadi duta pencegahan Covid-19, dan menyiapkan parenting bagi orang tua,” tandasnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.