Lembur Madani Kota Tasik Swadaya Pencegahan Covid-19

49
0
KUNJUNGAN. Tim Pendamping Lembur Madani tanggap Covid-19 melakukan monitoring dan evaluasi (Monev), Jumat (27/11). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya bersama Radar Tasikmalaya, Dinas Ko­munikasi dan Informatika Kota Tasik­malaya, serta Asisten Kota Tasikmalaya berkunjung ke Lembur Madani tanggap darurat Covid-19 untuk monitoring dan evaluasi (Monev), Jumat (27/11).

Hal ini sebagai upaya penguatan pengarahan perilaku hidup bersih dan sehat serta disiplin protokol kesehatan.

Monev kelima ini dilakukan ke Lembur Madani RW 06 Ke­lurahan Empangsari Ke­camatan Ta­wang dan Lem­bur Madani RW 04 Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung.

Koordinator Kota Tasik­malaya Program Ge­ma Madani Sholahuddin me­nyatakan, prinsip dasar adanya Lembur Madani itu adalah napas bergeraknya swadaya masyarakat.

“Artinya pengurus Lembur Madani harus kompak. Bukan hanya sekarang saja namun harus terus ditingkatkan dengan program swadaya,” katanya kepada Radar, Jumat (27/11).

Loading...

Dengan adanya swadaya ini, lanjutnya, harapan besar terhadap Lembur Madani sebagai garda terdepan dalam pencegahan Covid-19.

“Pengurus Lembur Madani harus bisa mengatur lalu lintas orang agar mampu mengetahui pergerakan Covid-19. Kemudian harus memahami 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya.

Selain itu, Lembur Madani dapat membangkitkan semangat untuk terus berkarya. Ia pun mengapresiasi program dari Lembur Madani RW 04 Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung yang melakukan penghijauan di halaman rumah.

“Adanya gerakan urban farming atau penanaman sayuran di pekarangan rumah ini menjadi contoh masyarakat sadar inflasi,” katanya.

Tim pendamping, dipimpin oleh Kepala Seksi Promosi dan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Cucu Suryani menyampaikan ingin memberikan apresiasi kepada Lembur Madani sebagai upaya motivasi.

Kategorinya antara lain Lembur Madani terbaik, penyuluhan terbaik, penampilan media kesehatan terbaik, inovasi terbaik dan posyandu terbaik.

“Kita sedang merancang puncak penghargaan dan mengundang perwakilan dari 10 Lembur Madani. Itu sebagai wujud kebanggaan, perhatian dan menghargai ada berjuang untuk pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Lembur Madani RW 04 Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung Tintin Rostiningsih memaparkan, salah satu kegiatan dalam Lembur Madani dalam komunikasi informasi dan edukasi (KIE) tanggap Covid-19 yakni membuat satgas tingkat RW.

“Buktinya saat PSBB kami melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh RW 04. Kemudian melakukan sosialisasi bidang kesehatan bekerja sama dengan promosi kesehatan di kegiatan pengajian dan masyarakat,” katanya.

Kemudian, sambung Tintin, pihaknya juga melakukan program pembagian masker. Lalu membuat kawasan lingkungan sehat dan bersih dengan urban farming masyarakat yang berada di halaman rumah. “Adanya pembinaan ini meningkatkan imunitas,” ujarnya.

Lembur Madani RW 06 Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang Wawan Wardiana menyampaikan, gerakan pencegahan penyebaran Covid-19 di sini tentu dengan komunikasi, informasi dan edukasi kesehatan, medianya melalui mural, banner, dan stiker yang bertuliskan dan gambar dengan imbauan kesehatan.

“Kami terus mengoptimalkan edukasi protokol kesehatan, yang dimulai dari rumah dan ditambah memperbanyak media informasi kesehatan yang dipasang di tempat yang sering dilewati warga. Gerakan itu berisi ajakan kewajiban menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” katanya.

Kemudian, ada pemberdayaan kepada masyarakat melalui forum Sedekah Umat RT/RW. Bergeraknya pengambilannya setiap Jumat, uang yang terkumpul rata-rata Rp 350 ribu. “Sedekah ini sebagai mitra kegiatan Lembur Madani cegah Covid-19.

Pengelolaannya untuk pengembangan karakter, pendidikan, kesehatan, termasuk peduli Covid-19 yaitu pembagian masker kepada masyarakat, pemberian APD kepada IDI, bantuan sembako gratis untuk internal dan eksternal,” ujarnya.

Pengembangan program selanjutnya ada Saung Benih Sayuran. Ini yang menjadi komoditas unggulan yang berorientasi bisnis dengan pengelolaan swadaya masyarakat.

“Selain untuk konsumsi sendiri ke depannya Saung Benih Sayuran ini bisa untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Lurah Empangsari Endang Sunardi bersama Camat Tawang Deni Kurniawan mengupayakan agar tidak ada kasus Covid-19 di wilayahnya dengan mengedepankan iman, aman dan imun dengan Keluarga sehat.

Itu merupakan upaya pencegahan dari gerakan Lembur Madani Kelurahan Empangsari, karena wilayah ini yang padat penduduk dan beberapa rumah sakit penanganan Covid-19 di sini.

“Untuk menekan penularan Covid-19, maka dilakukan berbagai upaya di antaranya gencar informasi kesehatannya tentang disiplin menjaga protokol kesehatan dengan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Sehingga saat ini masih nol terkonfirmasi positif Covid-19,” katanya.

Upaya lainnya, ia kepada pengurus Lembur Mandani dan masyarakat agar bisa secara mandiri untuk menjaga kesehatan dan ketahanan pangan.

“Diharapkan bisa membantu program pemerintah dalam melawan Covid-19. Bentuknya dengan bisa mengubah perilaku diri sendiri dengan gerakan sehat dan bersih,” katanya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.