Lestarikan Penyu di Batu Hiu

263
0
Nana Suryana / Radar Tasikmalaya KE ALAM BEBAS. Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari (keempat dari kiri) melepas penyu hijau di Pantai Batu Hiu, Minggu (31/12).

PARIGI – Di penghujung 2017, seratus ekor tukik atau bayi penyu dan seekor penyu hijau dewasa dilepas ke laut di Pantai Batu Hiu Kecamatan Parigi, Minggu (31/12) sekitar pukul 16.30. Pelepasan biota laut dilindungi tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari. Turut hadir Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Apip Winayadi, kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rida Nirwana dan kepala Seksi Konservasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah VI Tasikmalaya Didin Saripudin. Ketua Kelompok Penangkaran Biota Laut (KPBL) Batu Hiu Didin Saefudin mengatakan tukik yang dilepas merupakan bayi penyu hijau yang masih berusia sekitar dua bulan. “Tukik yang kita lepas merupakan hasil penangkaran dari telur yang kita temukan,” tutur dia. Didin berharap pemerintah daerah (pemda) turut membantu upaya pelestarian penyu di kawasan Pangandaran. “Ada lima jenis penyu yang masih banyak ditemukan di perairan kita. Itu merupakan aset berharga yang harus dilestarikan,” ungkapnya. Penyu tersebut, terang dia, di antaranya penyu hijau, penyu sisik, penyu belimbing, penyu tempayan dan penyu lekang. Sementara penyu hijau dewasa yang dilepas merupakan penyu dari nelayan. “Penyu itu terjerat jaring secara tidak sengaja. Oleh nelayan diserahkan kepada kami. Setelah kondisinya baik kita lepaskan,” papar dia. Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari mengimbau masyarakat turut serta menjaga dan melestarikan habitat penyu. “Seluruh masyarakat harus turut menjaga biota laut langka ini. Bukan hanya tugas kelompok tertentu atau pemerintah,” ungkapnya. Menurutnya, penyu juga menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata Pantai Batu Hiu. Pemerintah daerah berupaya untuk membantu program pelestarian penyu. “Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan kita juga akan anggarkan untuk program bantuan pelestarian penyu,” ungkapnya. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.