Lestarikan Seni Budaya Sunda

299
0
Hendra JR

Derasnya budaya luar negeri yang masuk ke Indonesia, sulit dibendung dan menjadi tren hari ini di kalangan generasi muda. Sejatinya setiap daerah memiliki budaya sendiri sebagai kearifan lokal.
Berangkat dari kekhawatiran tersebut, Bendahara DPC PKB Kota Tasikmalaya Hendra J Rustandi, di sela kesibukannya gencar mengkampanyekan seni tradisional sunda yang merupakan identitas asli daerah.
“Arus budaya yang masuk itu tidak dapat dibendung. Minimalnya kita bisa meng-counter atau mempertahankan keaslian budaya kita dengan melestarikannya,” ujar pria kelahiran 25 Juni 1970 ini.
Selain memperluas silatu­rah­mi baik di internal partai mau­­pun eksternal, politisi yang juga praktisi seni itu turut serta menjaga budaya dae­rah dan peduli terhadap pelestarian, pengenalan serta pengembangan seni tradisional kepada generasi muda.
Dia yang menjabat sebagai Ketua Paguyuban Kasundaan Kota Tasik turut menularkan rasa cinta terhadap local culture kepada khalayak ramai agar tidak menjadi tamu di tanah sendiri.
“Selain ingin melestarikan seni budaya sunda, saya juga ingin menumbuhkan kecintaan para generasi muda terhadap budaya sendiri. Maka dari itu saya juga aktif di Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT),” terang ayah dua anak tersebut.
Menurutnya seni budaya asli harus dipertahankan sebagai identitas suatu daerah. Sehingga di kemudian hari tidak hilang digerus zaman dengan segala hingar bingar dan kegemerlapan budaya luar.
“Kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi. Seni budaya daerah adalah identitas,” ujarnya. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.