Libur Panjang, Lalu Lintas Prioritas Utama

24
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA PERIKSA KELAIKAN. Petugas memeriksa kondisi kelaikan kendaraan di pul Primajasa, Kamis (20/12).

INDIHIANG – Perayaan Natal, pesta Tahun Baru 2019 dan ancaman bencana alam menjadi fokus pengamanan aparat kepolisian, TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf menerangkan sebagai wilayah transit dan tujuan liburan, Tasikmalaya akan mengundang banyak pendatang. Sehingga volume kendaraan akan melonjak. Maka dari itu, pengamanan lalu lintas menjadi prioritas utama. “Terutama di Gentong yang merupakan jalur nasional,” terangnya usai apel gelar pasukan di Mapolresta, Kamis (20/12).

Personel Polri, TNI dan Dinas Perhubungan akan ditempatkan di pos-pos rawan macet untuk melakukan pengaturan lalu lintas (gatur lantas). Termasuk pemberdayaan tim ganjal di Gentong. Sebagaimana edaran Kemenhub, kendaraan lebih dari dua sumbu kecuali pendistribusian sembako dilarang beroperasi. “Karena kalau masih beroperasi bikin macet,” terangnya.

Bencana alam pun menjadi perhatian mengingat cuaca yang semakin sulit diprediksi. Sebagaimana diketahui, di Tasikmalaya beberapa kali terjadi longsor, angin kencang dan banjir. Sehingga perlu penanganan ekstra.

Selain dua ancaman itu, Polri juga tidak mengesampingkan potensi kerawanan lainnya. Di antaranya yakni terorisme, peredaran minuman keras (miras) dan tindakan pidana. Kemarin Polres Tasikmalaya Kota pun memusnahkan ribuan botol miras dan 1.000 liter tuak usai gelar pasukan.

Selain itu, keamanan masyarakat sebagai penumpang angkutan umum juga diperhatikan. Polresta bersama Dihsub, Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengecek kelaikan angkutan umum bus beserta kondisi sopirnya.

Pada kesempatan itu, BNN dan tim medis mengecek kesehatan dan tes urine sopir dengan mendatangi pul. Sopir yang dianggap tidak sehat terlebih menggunakan zat berbahaya maka akan dilarang untuk mengemudi.

Kasi Pencegahan BNN Kota Tasikmalaya Giman Firmansyah menyebutkan hasil tes urine tidak ada masalah. Adapun yang sempat terindikasi positif, hal itu karena pengaruh konsumsi obat biasa. “Secara umum tidak ada yang menggunakan narkoba,” tutur dia. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.