Libur Panjang, Tempat Wisata di Garut Harus Perketat Prokes

51
0
H Rudy Gunawan Bupati Garut

GARUT KOTA – Bupati Garut H Rudy Gunawan mengimbau kepada para pelaku wisata di Kabupaten Garut untuk memperketat penerapan protokol kesehatan di tempat wisata yang dikelolanya.

“Baik hotel, rumah makan dan lokasi wisata wajib memperketat penerapan protokol kesehatan,” ujar Rudy kepada wartawan di Pendopo Garut, Senin (26/10).

Menurut dia, memperketat penerapan protokol kesehatan di tempat wisata maupun hotel dan restoran ini dilakukan, mengingat dalam minggu ini akan memasuki libur panjang, sehingga akan terjadi lonjakan pengunjung ke sejumlah hotel dan tempat wisata di Garut.

“Hotel harus meningkatkan protokol kesehatan, para pengelola harus menyediakan hand sanitizer, masker dan melaksanakan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak),” terangnya.

Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, Pemerintah Kabupaten Garut telah menyiapkan Satgas Covid-19 dan ambulans di kawasan wisata dan hotel.

Baca juga : Ini Pengabdian FKIP Unsil di Sariwangi Tasikmalaya

“Sekarang yang harus diperhatikan kita bahwa berdasarkan Undang-Undang maupun peraturan presiden wajib mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan, pada momentum libur panjang minggu ini, Pemkab Garut terus mewaspadai potensi penyebaran Covid-19 di tempat wisata.

“Saat ini pemerintah pusat hingga daerah sudah koordinasi terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 saat libur panjang itu,” ujarnya.

Salah satu upaya pencegahan yakni melakukan pengetatan protokol kesehatan di lokasi wisata dan melakukan pemeriksaan secara acak terhadap kendaraan yang mau masuk Kabupaten Garut. “Garut ini menjadi tujuan wisata, kalau tidak diantisipasi bisa terjadi lonjakan penyebaran virus,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.