Lima Cabor Porsenitas Dicoret

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Lima dari tiga belas cabang olahraga (cabor) di Pekan Olahraga Seni Perbatasan (Porsenitas) ke-7 Jawa Barat-Jawa Tengah dicoret. Alasannya, Kota Banjar belum siap menampung jumlah atlet dari delapan kota dan kabupaten.

Ia menerangkan delapan cabor yang akan dilombakan mulai 1 sampai 4 Desember 2018 itu diantaranya volly, sepak bola, tenis meja, bulu tangkis, tenis lapangan, golf dan beberapa olahraga tradisional.

“Perkiraan kami satu kontingan dari satu kota atau kabupaten itu sekitar 100 atlet. Jika dikali delapan, maka sekitar 800 atlet. Di Kota Banjar tahu sendiri tempat istirahat seperti hotel atau penginapan kan terbatas, tidak bisa menampung atlet segitu banyaknya. Maka disepakati oleh seluruh kota dan kabupaten peserta Porsenitas untuk melombakan delapan cabor saja,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjar Drs Nana Suryana di ruang kerjanya Rabu (12/9).

Dampak dari dicoretnya beberapa cabor itu berpengaruh terhadap jumlah anggaran yang disediakan. Sebelumnya, usulan disampaikan ke Bappeda sebesar Rp 1,2 miliar yang akan diketok di APBD Perubahan tahun 2018.

“Ya berpengaruh terhadap anggaran. Dari awalnya usulan kami sebesar Rp 1,2 miliar sekarang disetujui jadi Rp 600 juta. Tapi Rp 600 juta juga anggaran yang diusulkan oleh Dispora saja. Untuk Dinas KUKMP dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berbeda lagi karena Porsenitas ini melibatkan tiga OPD. Mereka mengusulkan anggaran sendiri, saya kurang hafal jumlah usulannya,” katanya.

Sementara itu, dia menerangkan, sembilan kota dan kabupaten yang masuk dalam anggota Porsenitas Jabar-Jateng diantaranya Banjar, Kuningan, Ciamis, Pangandaran, Brebes, Cilacap, Cirebon Kota dan Kabupaten dan Majalengka. Kota Banjar disepekati menjadi tuan rumah gelaran ke tujuh.

“Persiapan kita sudah 30 persen secara keseluruhan. Untuk target emas sendiri hanya dua yakni pada lomba senam dan jalan santai,” ujarnya. (cep)

loading...