Lima Dinas di Kabupaten Pangandaran Sulit Bayar Zakat

110
0
BERI ARAHAN. Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari serta Ketua Baznas Pangandaran H Hendri Suganda memberikan arahan kepada PNS agar rajin membayar zakat profesi, guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, Jumat (12/7). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
Loading...

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus memberikan pemahaman kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), agar bisa menyisihkan sebagian hartanya untuk berzakat.

Ketua Baznas Kabupaten Pangandaran H Hendri Suganda mengatakan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata sudah memberikan himbauan untuk kesekian kalinya kepada para PNS, supaya mau membayar zakat profesi secara rutin.

”Pak Bupati sudah memberikan himbauan yang lebih ditekankan, walau tidak sampai kepada instruksi, nanti tindaklanjutnya atas koordinasi Sekda, Kesra dan Baznas,” ungkapnya kepada Radar saat ditemui di Setda Pangandaran, Jumat (12/7).

Menurut dia, selama ini setidaknya ada lima dinas di Kabupaten Pangandaran yang jarang sekali menyerahkan zakar profesi. ”Ada sekitar lima dinas, tapi jangan disebutin kasihan,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia pun optimis pembayaran zakat profesi akan mencapai 70 persen dari total potensi zakat profesi di Pangandaran. ”Ya nanti tergantung kepada kadisnya, bagaimana mendorong pegawainya berzakat,” jelas dia.

Menurut dia, sosialisasi kepada PNS ini sudah dilakukan ke-empat kalinya, dalam kurun waktu dua tahun setengah. ”Kami sudah beberapa kali memberikan pemahaman, tapi yang membayar zakat profesi masih sedikit,” ucapnya.

Potensi zakat di Pangandaran, sambung Hendri, bisa sampai Rp 5,6 miliar per tahun, dan jika dihitung perbulan mencapai Rp 450 juta.

Loading...

”Sekarang hanya dibawah 10 persenan yang rutin membayar zakat. Hanya Rp 30-45 juta dalam satu bulan,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengimbau kepada sluruh PNS di Pangandaran rutin menyisihkan penghasilannya untuk membayar zakat.

”Sebenarnya sudah ada peningkatan tahun sebelumnya, namun karena sistem pembayaran gaji sekarang sudah langsung ke rekening masing-masing, angkanya jadi menurun,” singkatnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.