Lima Menit Puting Beliung Meliuk-liuk

225
0
foto-foto: Istimewa GEGER. Angin puting beliung menggegerkan warga Pantai Pamayangsari. Tepatnya di Kampung Sukasari, Desa Cikawungading Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Rabu (30/1).

TASIK – Angin puting beliung menggegerkan warga Pantai Pamayangsari. Tepatnya di Kampung Sukasari, Desa Cikawungading Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Rabu (30/1).

Warga sekitar pun panik ketika melihat pusaran angin di bibir pantai yang membentuk cerobong dan menembus awan meliuk-liuk.

Warga khawatir angin merangsek ke daratan hingga menyapu rumah warga.

Beruntung, angin puting beliung dengan kekuatan dahsyat yang bergerak kurang lebih dari lima menit itu tak menghantam rumah penduduk.

“Puting beliung berlangsung sekitar lima menit. Alhamdulilah terjadi di bibir pantai dan gak masuk pemukiman,” ujar Hary, salah seorang warga Cikawungading.

Meski demikian, pria pengelola tambak udang vaname ini mengaku panik dan berusaha untuk menghindar ke tempat aman. ”Setelah mendekati tambak, angin puting beliung mulai berkurang dan menghilang,” katanya.

Di musim penghujan seperti ini, kata Hary, angin puting beliung kadang terjadi, tapi hanya melipir kawasan pantai.

Camat Cipatujah Agus Muslim mengatakan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00. “Pusaran angin puting beliung hanya berputar di laut saja, tidak sampai ke daratan. Terjadi sekitar kurang dari lima menit,” ungkap Agus, kepada Radar,kemarin.

Menurut Agus, lokasi angin puting beliung tersebut berada di Pantai Pamayangsari Desa Cikawungading Kecamatan Cipatujah. “Banyak warga atau masyarakat yang melihat dan sempat mengabadikan pusaran angin yang terjadi di laut tersebut,” kata Agus.

Dari kejadian angin puting beliung tersebut, lanjut Agus, tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan. Baik perahu milik nelayan atau rumah serta warung yang berada di pesisir pantai.

“Jarak angin yang berputar di laut ke darat cukup jauh. Tetapi anginnya cukup terasa kencang ke darat. Sebagian masyarakat ada yang masuk ke rumah nya. Sebagian ada yang melihat di darat (di jalan,Red),” tuturnya.

Kapolsek Cipatujah AKP Atang Rustandi menambahkan setelah kejadian angin puting beliung tak berselang lama hujan turun cukup besar sekitar 30 menit disertai angin. “Tidak ada kerusakan atau korban jiwa, namun masyarakat sempat khawatir angin puting beliung ke darat,” paparnya.

Ketua Nelayan Pamayangsari Kecamatan Cipatujah Yana Sofyana mengungkapkan saat kejadian dia sedang berada di pesisir pantai dekat perahu-perahu bersandar di Pantai Pamayangsari.

“Ya saya sempat video angin puting beliung. Tetapi sambil teriak-teriak, angin jangan sampai ke darat pergi ke tengah laut sana. Sambil azan juga ada yang buang puntung rokok ke laut, biar angin enggak ke darat,” ungkapnya.

Menurut Yana, jarak angin yang berputar di tengah laut ke bibir pantai sekitar 150 meter. Hembusannya terasa sampai ke darat hingga perahu yang bersandar di pesisir pantai bergerak-gerak.

“Tidak, tidak ada korban jiwa, atau kerusakan parah di pesisir pantai. Perahu aman. Masyarakat atau nelayan tidak ada yang terluka,” jelasnya. (age/dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.