Lima Program dari RK untuk Rakyat Jabar

52
RK memberikan penjelasan tentang Program Mesra.

KAWALU – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) dalam kunjungan kerjanya ke acara Dialog Nasional Indonesia Maju bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menyampaikan lima program untuk masyarakat Kota Tasikmalaya dan Jawa Barat secara keseluruhan.

Dalam pidatonya, saat dialog nasional dengan masyarakat bersama penggiat lingkungan hidup dan para penyuluh kehutanan, RK menyampaikan lima program.

Pertama, program satu desa satu perusahaan. “Sebanyak 2.000 perusahaan baru akan didirikan khusus untuk di desa-desa, seperti perusahaan kerajinan dan usaha rumahan,” kata dia.

Program tersebut, kata RK, sangat ditujukan bagi para pemuda desa agar memiliki pekerjaan atau bekerja, memiliki keahlian supaya tidak menganggur. Pemuda bisa berdaya dan berpenghasilan.

Kedua, program Kredit Masjid Sejahtera (Mesra). “Jadi, nanti masyarakat bisa pinjam uang tanpa agunan dan bunga. Untuk buka usaha, warga tinggal datang ke masjid. Nanti oleh ketua DKM bisa diberikan pinjaman, anggarannya dari pemprov disalurkan ke daerah,” ungkapnya.

Program ini, agar masyarakat tidak meminjam ke rentenir, yang mengarah ke riba. Dengan catatan, DKM memberi pinjaman kepada masyarakat yang rajin shalat berjamaah, bahkan suka membaca al-quran.

“Warganya yang rajin ke masjid dan suka baca al-quran! Jadi ahli ibadah hidupnya berkah dapat pertolongan. Mohon diutamakan ibu-ibu yang diberikan pinjaman,” ujarnya.

Program selanjutnya, membuat sekolah ibu pintar dalam pengelolaan keuangan. Sekolah nya di kelurahan dan setelah dua hingga tiga bulan akan diwisuda untuk menciptakan ketahanan keluarga serta ekonomi bagus dan harmonis.

Kemudian, program listrik pakai teknologi aki. Jadi bagi daerah yang belum menikmati listrik bisa menikmati teknologi ini.

“Tinggal kirim alamatnya daerah mana, pemerintah provinsi akan memfasilitasinya,” jelasnya.

Terakhir, program ojek makanan balita (Omaba) bagi balita yang gizi buruk. Khusus bagi masyarakat yang kekurangan dalam ekonomi dan mempunyai anak terindikasi gizi buruk.

Menteri lingkungan hidup dan kehutanan Siti Nurbaya memuji langkah dan program pemrov Jawa Barat yang kreatif dan menarik bagi masyarakat. “Sesuai dengan program pemerintah pusat dalam pemerataan ekonomi rakyat,” sambung Siti. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.