Limbah B3 Masih Tercecer

77
0

PARIGI – Puskesmas di Kabupaten Pangandaran belum dilengkapi tempat penyimpanan limbah khusus Bahan Beracun dan Berbahaya (B3).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Sobirin mengatakan saat ini Puskesmas di Pangandaran memang belum dilengkapi dengan tempat penyimpanan atau penampungan khusus B3, akan tetapi limbah-limbah tersebut selalu disimpan tertutup dan tidak dibiarkan tercecer.

”Sesuai dengan apa yang dianjurkan dari Dinas Kesehatan, disimpan dalam plastik kemudian ditutup memakai lak ban,” terangnya kepada Radar, Senin (28/1).

Menurutnya, standar penyimpanan limbah B3 memang harus disebuah tempat seperti halnya gudang. ”Tapi kita coba meminimalisirnya dengan tidak membiarkan limbah itu terecer, sementara untuk pengangkutannya kita meminta bantuan pihak ketiga,” katanya.

Limbah tersebut, kata dia, dijauhkan dari jangkauan masyarakat dan pemulung. ”Yang dikhawatirkan memang, limbah-limbah ini bisa diambil oleh pemulung, nantinya bisa tersebar,” tuturnya.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran Solehudin mengatakan perda mengenai pengelolaan limbah B3 sudah ditetapkan. ”Hanya tinggal di tanda tangani dan di undang-undangkan,” terangnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.