Limbah Mengalir ke Laut, Turis Asing Batal Berlibur

371

PANGANDARAN – Limbah kamar mandi masih mengalir ke laut di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Kondisi tersebut membuat aktivitas pelaku wisata dan wisatawan kurang nyaman. Bahkan, ada turis asing yang membatalkan kunjungannya gara-gara melihat limbah kamar mandi mengalir ke laut.

“Tamu saya bule batal menginap setelah melihat ada limbah yang mengalir ke laut. Mereka padahal sangat menginginkan liburan di Pangandaran, tapi akhirnya batal karena tidak mau berenang dengan laut yang tercemar limbah kamar mandi,” tutur Bety (37), salah seorang pemilik penginapan kepada Radar, Jumat (13/7). Dikatakannya, wisatawan asing itu akhirnya mengalihkan kunjungan ke destinasi di Yogyakarta.

Ia sangat menyayangkan kondisi tersebut karena sangat merugikan. “Masalah limbah kamar mandi ini memang belum diatasi sampai saat ini. Mudah-mudahan menjadi perhatian pemerintah,” harapnya.

Terpisah, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan dirinya sudah membahas persoalan limbah yang mengalir ke laut tersebut dengan dinas terkait. “Saya sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan hidup agar membuat cara bagaimana menanganinya,” ujar Jeje.

Dikatakannya, penanganan limbah kamar mandi tersebut akan masuk anggaran tahun 2019. “Kalau anggarannya tidak terlalu besar bisa masuk di perubahan 2018,” tuturnya.
Lanjutnya, terdapat empat lokasi pembuangan limbah kamar mandi yang mengalir melalui saluran drainase ke laut. “Ada empat titik yang memang harus segera ditangani,” pungkasnya. (nay)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.