Limbah Perusahaan Ganggu Warga Pangandaran

32
TUNJUKAN. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran sudah meminta perusahaan mengatasi persoalan limbah yang mengganggu warga sekitar Dusun Babakan Jaya Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak. (Deni Nurdiansah / radartasikmalaya.com)

PANGANDARAN – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran sudah meminta kepada perusahaan di Dusun Babakan Jaya Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak mengatasi persoalan limbah.

Kabid Pengendalian dan Pencemeran lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Atikah mengatakan pihak perusahaan sudah menyatakan siap untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan, yang diakibatkan oleh limbah pabrikan tersebut.

”Kalau untuk IPAL memang sudah ada, tapi belum maksimal. Namun mereka akan segera memperbaikinya, kemudian akan memasang blower untuk memfilter bau kotoran ayam,” terangnya kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/2).

Selain ini, pihak pabrik sudah menyatakan siap untuk tidak membakar bangkai ayam, tapi diganti dengan cara dikubur.

”Kalau dibakar asapnya pasti akan sampai ke pemukiman warga, tapi kalau dikubur baunya akan teratasi,” tuturnya.

Menurutnya, jarak tempat penimbungan ayam tersebut hanya berjarak 300 meter dari pemukiman warga. ”Sebisa mungkin tempatnya harus menjauhi pemukiman,” terangnya.

Sementara itu, kata Atikah, hasil uji lab limbah perusahaan tersebut menunjukkan bahwa kandungan COD dan BOD pada air limbah dinyatakan melebihi ambang batas.

”Ambang batas COD adalah maksimum 100 sementara ini sampai 175 dan ambang batas BOD adalah 30 sementara hasil uji mencapai 84,” tuturnya.

Uji lab tersebut dilakukan langsung di Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat. ”Sementara untuk parameter seperti minyak lemak, amonia dan lain-lain, masih dalam kondisi normal,” ucapnya.(den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.