Lion Air Akan Memberi Santunan Rp 1,3 M Untuk Keluarga Korban

22

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Keluarga penumpang jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 akan menerima santunan lebih dari Rp1,3 miliar dari perusahaan penerbangan Lion Air di antaranya mencakup ganti rugi atau klaim asuransi dan klaim bagasi.

“Untuk klaim asuransi itu Lion Air mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan 77 Tahun 2011, namun kondisi tersebut harus disesuaikan dengan statusnya,” kata Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) atau Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Antara di posko krisis Lion Air di Hotel Ibis Cawang, Jakarta, Sabtu (3/11).

Keluarga penumpang masing-masing saat ini akan mendapat santunan berupa ganti kerugian atau klaim asuransi sebesar Rp1,25 miliar sesuai ketentuan peraturan menteri, klaim bagasi sebesar Rp 50 juta, uang tunggu Rp 5 juta dan uang kedukaan Rp25 juta.

Di luar santunan itu, pihak Lion Air memfasilitasi penuh keperluan keluarga di Jakarta selama masa pencarian dan identifikasi jenazah seperti hotel, transportasi, makan dan minum.

Maskapai penerbangan itu juga menyediakan tiket untuk pulang dan pergi keluarga serta biaya atau tiket pengantaran jenazah untuk proses pemakaman.

Danang mengatakan berdasarkan ketentuan dalam peraturan menteri itu, penumpang dengan status meninggal akibat kecelakan pesawat udara akan mendapatkan santunan sebesar Rp 1,25 miliar. Sementara jika penumpang selamat, maka penghitungannya akan berbeda.

Danang menambahkan untuk status penumpang maka pihaknya berkoordinasi dengan tim evakuasi Basarnas. “Kami perlu status dulu. Status ini kami koordinasi dengan tim evakuasi Basarnas dan tim identifikasi dari pihak kepolisian di luar konteks apapun yang penting prosedurnya itu,” tuturnya.

Terkait jenazah yang telah diserahkan kepada keluarga dan dipulangkan, maka keluarga korban akan dapat memproses kelengkapan dokumen persyaratan klaim asuransi itu karena sudah jelas statusnya.

Sementara, uang kedukaan sebesar Rp 25 juta diserahkan kepada keluarga penumpang saat pihak Lion menyerahkan jenazah penumpang kepada keluarganya. “Uang kedukaan sudah diberikan ke keluarga dari jenazah penumpang yang sudah teridentifikasi dan kita langsung memberikan saat menyerahkan jenazah tersebut. Dan saat menyerahkan jenazah tersebut, Lion Air mendampingi segala proses kebutuhan yang diperlukan pihak keluarga hingga jenazah itu diterima oleh keluarga di tempat tujuan,” ujarnya.

Untuk proses klaim asuransi itu, Danang mengatakan keluarga harus melengkapi dokumen persyaratan.

Adapun kelengkapan dokumen yang diperlukan untuk persyaratan pembayaran santunan asuransi adalah kartu tanda penduduk seluruh ahli waris, akta kelahiran seluruh ahli waris, akta kelahiran penumpang jika penumpang sudah menikah, akta perkawinan orang tua penumpang, akta perkawinan penumpang, kartu keluarga penumpang dan ahli waris, akta kematian penumpang serta surat keterangan ahli waris.

“Kelengkapan dokumen yang sah itu harus terverifikasi dulu kan, terus nanti pasti kami belum bisa menjelaskan kapan akan dicairkan, kapan akan dikirimkan, yang penting saat ini kita sedang proses membantu keluarga untuk memberikan informasi data-data yang dibutuhkan untuk klaim asuransi,” tuturnya.

7 Jenazah Teridentifikasi

Sudah tujuh jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang telah teridentifikasi. Empat jenazah di antaranya telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kombes Pol Lisda Cancer, memastikan telah berhasil mengidentifikasi 7 korban pesawat Lion Air JT-610. Tiga korban teridentifikasi pada Sabtu (3/11).

“Kemarin (Sabtu) berhasil teridentifikasi tiga korban kecelakaan Lion Air JT 610, hasil dari pemeriksaan pada 73 kantong jenazah yang berisi potongan tubuh,” katanya di RS Polri, Minggu (5/11).

Ketiga korban itu atas nama Endang Nur Sri Bagusnita, Wahyu Susilo, dan Fauzan Azima. Ketiga jenazah berhasil diidentifikasi berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi pencocokan data postmortem berupa data primer sidik jari, dengan data antemortem dari keluarga serta data sekunder dari pihak lain seperti tanda medis dan barang yang dibawa.

Jenazah atas nama Endang Nur Sri Bagusnita berusia 20 tahun, diketahui sebagai warga Kedaung Mes B PT Angsa Daya, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang, Banten. Berhasil diidentifikasi berdasarkan data sidik jari dan tanda medis.

Selanjutnya Wahyu Susilo berusia 31 tahun, adalah warga Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diidentifikasi berdasarkan data sidik jari, tanda medis, dan barang yang digunakan. “Diketahui barangnya berupa baju dan jaket yang masih melekat padanya,” ujarnya.

Jenazah ketiga yang teridentifikasi sebagai laki-laki adalah Fauzan Azima usia 25 tahun asal Balai Mansiro, Guguak Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, diidentifikasi melalui sidik jari dan data medis. “Jadi semua jenazah memenuhi unsur data primer, yakni sidik jari ditambah data medis,” imbuhnya.

Sebelumnya empat korban yang berhasil diidentifikasi yakni Jannatun Cintya Dewi, Candra Kirana, Monni, dan Hizkia Jorry Saroinsong.

Sementara itu Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Haryanto menyerahkan tiga jenazah terakhir yang sudah teridentifikasi kepada keluarga korban. ‘’Sudah kami serahkan jenazah almarhum dan almarhumah Endah, Wahyu dan Fauzan kepada keluarganya,’’ katanya.

Lebih lanjut Haryanto menuturkan, jika pihak rumah sakit menyerahkan jenazah berikut surat keterangan atau dokumen kematian kepada Lion Air. Lalu pihak Lion Air memberikan kepada keluarga korban.

Sedangkan Kepala Pusdokes Polri Brigjen dr Arthur Tampi menambahkan, pihaknya akan mengidentifikasi setiap bagian tubuh atau body part. ‘’Semua yang kita terima di rumah sakit akan kita proses identifikasi. Termasuk semua body part yang paling kecil,’’ terangnya. Hingga kini pihaknya sudah menerima data antemortem dari 212 dan diverivikasi menjadi 189 data antemortem. Untuk DNA post-mortem yang diambil dari pemeriksaan menjadi 289 sampel DNA post-mortem. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.