Lion Air Tabrak Rambu Bandara

16

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BENGKULU – Lion Air JT-633 rute Bengkulu-Jakarta tadi malam gagal terbang setelah menabrak plang rambu di bandara.

Akibatnya sayap kiri maskapai mengalami kerusakan. Beruntungnya, saat terjadinya insiden itu, pasawat yang mengakut ratusan penumpang itu langsung berhenti mendadak dan tidak melanjutkan penerbangan.

“Ya memang ada insiden sedikit di bandara. Tapi alhamdulillah, penumpang dan awak pesawat tidak apa-apa,” ujar Humas Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Agus Adi Saputra kepada Bengkulu Ekspres (BE), saat dikonfirmasi tadi malam (7/11).

Dikatakannya, insiden tersebut terjadi lantaran adanya kesalahaan teknis pada saat penerbangan. Hingga pilot pesawat tidak menyadari, sayap pesawat harus bersentuhaan dengan tiang lampu bendara yang terletak di area parkir pesawat terbang. “Ini tidak sengaja bisa terjadi,” tambahnya.

Agus mengatakan untuk para penumpang yang gagal terbang tersebut, pihak bandara telah mempersiapkan pesawat pengganti. Pesawat pengganti itu dengan pesawat Lion Air JT-632 penerbangan Bengkulu-Jakarta. Hanya saja penerbangannya harus di ganti pada pukul 21.00.

Agus memastikan para penumpang tetap bisa berangkat untuk terbang ke Jakarta. “Disiapkan pesawat pengganti. Jadi tetap berangkat ke Jakarta untuk penumpangnya,” ungkap Agus.

Untuk pesawat yang mengalamai kerusakan, sementara ini masih dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Sebelum selesai dilakukan perbaikan, maka pesawat tetap tidak bisa diterbangkan. “Sementara diperbaiki dulu. Nanti kalau sudah baik, maka bisa dioperasikan lagi,” terangnya.

Disisi lain, salah satu penumpang, Saiful, mengatakan kejadian tersebut terjadi secara mendadak. Setelah kejadian, para penumpang juga tetap berada di dalam pesawat hingga sekitar 1 jam, untuk memastikan pesawat yang ditumpangi harus gagal terbang. “Kami 1 jam di dalam pesawat. Tapi pesawat itu belum sempat terbang, baru mau berjalan dari parkiran langsung terjadi insiden itu,” ujarAgus.

Para penumpang yang ada didalam pesawat saat kejadiaan, banyak yang histeris dan terkejut atas kejadiaan itu. Namun demikian, tidak adapara penumpang yang menjadi korban saat insiden tersebut. Hingga pukul 20.00 tadi malam, para penumpang belum mendapatkan keterangan resmi untuk pengganti pesawat. “Kami masih menunggu di bandara. Belum ada dikasih tau, untuk pengganti pesawat. Jadi kami tunggu info selanjutnya,” tambahnya.

Seperti diceritakan Saiful, didalam pesawat itu banyak penumpang penting. Seperti Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli, Anggota DPRD Provinsi Muharamin dan Khairul Anwar. Lalu banyak para penumpang lain, termasuk ibu-ibu dan anak-anak.

Penerbangan JT 633 akan mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang. Klarifikasi terkait penundaan keberangkatan guna memastikan keselamatan penerbangan, dikarenakan lekukan pada ujung sayap sebelah kiri (wing tip) menyenggol tiang lampu koordinat di bandar udara.

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, kondisi tersebut terjadi ketika pesawat bersiap menuju landas hubung (taxiway).

Saat ini pesawat sudah berada di landas parkir. Seluruh penumpang diarahkan dan dikembalikan menuju ruang tunggu terminal.

Penerbangan JT 633 rencananya akan diberangkatkan pada malam ini, dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta.

Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul.

Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut. (151/BE)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.