Logistik Pemilu Baru 80 Persen

43
0
MONITORING. Anggota Bawaslu Provinsi Jabar Yusuf Kurnia monitoring kelengkapan logistik Pemilu 2019 di KPU Kabupaten Tasikmalaya Jumat (1/2).DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Kebutuhan logistik Pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya belum terpenuhi 100 persen. Hal itu terungkap saat Bawaslu Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring logistik, Jumat (1/2).

Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Jawa Barat Yusuf Kurnia menjelaskan hasil pengecekan logistik di KPU Kabupaten Tasikmalaya ternyata belum terpenuhi 100 persen. Masih ada beberapa logistik yang belum lengkap sesuai kebutuhan. “Kalau dilihat kesiapan logistik di KPU Kabupaten Tasikmalaya baru terpenuhi sekitar 80 persen,” ujarnya kepada wartawan kemarin.

Jelas Yusuf, logistik yang masih kurang seperti kotak suara tinggal 35, bilik suara 28 dan tinta 13 botol lagi. Termasuk kekurangan sampul sebanyak 8.959 lembar. “Kalau kertas dan surat suara belum ada,” bebernya.

Kekurangan ini, tambah Yusuf, menjadi sorotan Bawaslu. Maka dari itu, KPU segera melengkapi kekurangan logistik sebelum hari pemilihan. Sehingga pada pelaksanaannya nanti tidak ada kekurangan logistik yang berdampak terhadap berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan ini.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin SP menjelaskan akan segera menindaklanjuti dengan cepat kekurangan logistik Pemilu 2019. “Kami sudah koordinasi dengan KPU Jabar dan RI terkait kekurangan logistik Pemilu 2019 dengan harapan segera ada pengiriman tambahan,” katanya.

Sejauh ini, kata Zamzam, belum ada informasi lanjutan terkait kekurangan logistik Pemilu 2019 dari KPU RI mau pun Jabar. “Kita berharap kekurangan logistik bisa terpenuhi bulan ini. Kita ingin mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara dan lainnya,” katanya.(dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.