Longsor & Banjir Rendam 3 Kampung di Ciawi Tasikmalaya

729
0
radartasikmalaya
Tiga Kampung di Ciawi Kabupaten Tasikmalaya diterjang banjir, Rabu (25/11). screen shot/ radartasikmalaya.com
Loading...

KABUPATEN TASIK – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di daerah kecamatan Ciawi dan sekitarnya, menyebabkan banjir dan merendam puluhan rumah di 3 kampung, Rabu (25/11) sore.

Puluhan rumah yang terendam banjir tersebut berada di 3 kampung, yakni Kampung Nampong Desa Ciawi, Kampung Karangasem Desa Pakemitan, dan Kampung Sukamantri Desa Sukamantri, Kecamatan Ciawi.

Salah seorang warga Kampung Nampong, Enjang (55) mengatakan, hujan deras turun sekitar pukul 14.00 WIB.

Sungai yang melintasi perkampungan tidak mampu menampung besarnya air sehingga masuk ke pemukiman warga.

“Ketinggian air banjir yang masuk ke rumah sekitar 70 centimeter sampai 80 centimeter,” ujar Enjang kepada wartawan, Rabu malam.

Loading...

Terang dia, hujan deras yang mengguyur wilayah Ciawi berlangsung sekitar 3 jam.

Air dari sungai yang meluap langsung masuk ke jalan dan ke rumah-rumah warga.

“Rumah saya masih terendam banjir. Saat ini ketinggian air sekitar 40 centimeter. Kalau tadi ketinggian air mencapai sekitar 80 centimeter,” terangnya.

Kapolsek Ciawi Polresta Tasikmalaya, Kompol Deis Ratmono menuturkan, banjir ini akibat dari luapan sungai Cihanjuang.

Banjir terjadi sekitar satu jam dan tidak berlangsung lama.

“Alhamdulillah banjir sudah surut dan sejauh ini belum ada laporan korban jiwa,” ungkap Dies.

Ia menambahkan, banjir dengan ketinggian sekitar 80 centimeter ini diduga akibat luapan air dari sungai yang tidak mampu menahan banyaknya debit air akibat hujan deras.

“Ada 3 kampung di 3 desa yang terendam banjir,” tambahnya.

Dia menbahkan, di wilayah Ciawi juga terjadi bencana alam tanah longor di daerah Kampung Cipondoh, Desa Margasari dan di Kampung Cipulus Desa Bugel.

Longsor di Cipondoh itu tanah sawah longsor menimpa jalan desa dengan panjang sekitar 10 meter.

“Alhamdulillah jalan sudah bisa dilalui lagi karena anggota bersama warga langsung membersihkannya,” jelasnya.

Deis menandaskan, longsor yang di Cipulus adalah tebing longsor menutupi badan jalan desa sepanjang Sekitar 15 meter.

“Untuk sementara jalan masih belum bisa dilintasi kendaraan dan rencana besok dilakukan evakuasi material longsor,” tandasnya.
(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.