Longsor di Cisayong Tasik, Akses Jalan 2 Desa Terputus, 240 Jiwa Terisolir

7510
0

KABUPATEN TASIK – Tebing sepanjang 3 Km dengan tebal 40 meter yang berada di Kampung Palasari RT 01/04, RW 02 Dusun Leuwi Bodas Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong dan Kampung Palasari RT 11/02 Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasik, longsor.

Akibatnya, akses jalan Desa Santanamekar Cisayong dengan Desa Indrasari Kecamatan Sukaratu terputus, dan ratusan jiwa terisolir.

Bencana tanah longsor akibat intensitas curah hujan yang tinggi ini terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (28/02) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Berita terkait : Tebing Sepanjang 3 Km Tebal 40 M Longsor, Kakek Tertimbun & 240 KK Warga Cisayong Tasik Terisolir

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Irwan mengatakan, terdapat ratusan jiwa di dua desa yang terisolir akibat kejadian itu.

Ia menyebutkan, sebanyak 80 kepala keluarga (KK) atau 250 jiwa merupakan warga Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu. Sementara 90 KK atau 360 jiwa terdapat di Desa Santanamekar, Kecamatan Cosayong.

“Kami akan berusaha membuka akses jalan tertutup longsor agar yang terisolir bisa beraktivitas seperti biasa,” kata dia kepada wartawan, Jumat (28/02) sore.

Selain mengisolir ratusan warga, terang dia, longsor juga mengancam delapan rumah atau sembilan KK di sekitar lokasi kejadian. Namun, BPBD belum berencana untuk mengungsikan warga rumahnya terancam.

Menurut dia, kondisi rumah warga yang terancam cenderung masih aman. Petugas hanya memasang garis polisi agar warga tak mendekat ke lokasi longsor.

Irwan membeberkan, bencana tanah longsor di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, terjadi pada Jumat sekira pukul 05.30 WIB. Kejadian itu bermula ketika tebing dengan ketinggian sekira 30 sentimeter longsor.

Material longsor kemudian jatuh ke aliran sungai dan terbawa hingga 1,5 kilometer. Selanjutnya, material itu terbawa sampai hilir dan menimpa jembatan penghubung antardesa.

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kabupaten Tasikmalaya, satu orang atas nama Didi (63) hilang diduga tertimbun material longsor.

Namun, BPBD belum melakukan pencarian lantaran kondisi tanah masih bergerak.

“Daerah ini memang termasuk rawan bencana. Beberapa waktu lalu juga terjadi longsor di Cisayong menimpa areal persawahan,” jelasnya.

Berikut video material longsoran yang menutup jalan :

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.