Longsor, Ratusan Warga Karyamekar Garut Ngungsi

33
0
istimewa. PANTAU. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Memo Hermawan melihat lokasi longsor di Desa Karyamekar Kecamatan Cilawu, Minggu (14/2/2021).
istimewa. PANTAU. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Memo Hermawan melihat lokasi longsor di Desa Karyamekar Kecamatan Cilawu, Minggu (14/2/2021).
Loading...

CILAWU – Tebing setinggi 50 meter dengan panjang 500 meter di Desa Karyamekar Kecamatan Cilawu longsor Jumat malam (12/2/2021). Akibatnya, ratusan warga di dua kampung yakni Kampung Cipager dan Babakan Kawung diungsikan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tubagus Sofyan mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan mengantisipasi bencana longsor susulan. “Seluruh warga yang rumahnya terdampak kita sudah instruksikan untuk tinggal di pengungsian,” ujar dia kepada wartawan, Minggu (14/2/2021).

Saat ini, warga yang sudah tinggal di pengungsian yang disediakan BPBD Garut dan relawan totalnya ada 153 orang.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, longsor yang terjadi di Desa Karyamekar sangat besar. Maka dari itu, pihaknya mengimbau masyarakat berhati-hati.

“Musim hujan ini akan terus terjadi di Garut, jadi kami minta warga berhati-hati terutama di lokasi bencana longsor, ditakutkan ada bencana susulan,” ujarnya.

loading...

Baca juga : 217 Desa di Garut Siap Ikut Pilkades Serentak

Berdasarkan hasil peninjauan, ada 9 rumah yang terkena longsoran dan 41 rumah terdampak longsor. “Kalau yang terkena seluruh rumah sudah dikosongkan dan penghuni diminta tinggal di pengungsian,” ujarnya.

Helmi menyebut saat ini pemkab serta sejumlah organisasi masyarakat sudah mendirikan posko pengungsian bagi korban. Ratusan jiwa diungsikan di sana.

Helmi menyebut akan melakukan relokasi untuk para korban bencana longsor. “Jadi memang ini sangat banyak, kami sedang memikirkan bagaimana ini bisa dilakukan relokasi,” ucapnya.

Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak kecamatan maupun desa. Selain itu, sudah koordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Memo Hermawan terkait penanganan korban bencana longsor.

“Pak Memo juga siap membantu, kita sekarang sudah meminta kepada camat dan kepala desa untuk menyiapkan tanahnya,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.