LPLHI Konsisten Kawal Kasus Pohon

62
0
Loading...

INDIHIANG – Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI) Kota Tasikmalaya akan tetap konsisten mengawal kasus penebangan pohon tanpa izin di Situ Gede. Mereka tidak akan membiarkan kasus itu mengambang begitu saja.

Ketua LPLHI Kota Tasikmalaya Asep Depo mengatakan pihaknya belum mendapat kejelasan soal penanganan penebangan pohon tersebut. Pihaknya khawatir kasus itu akan mengambang begitu saja. “Soalnya kami lihat seolah-olah tidak ada apa-apa,” kata dia kepada Radar, Minggu (27/1).

Pada Jumat lalu, pihaknya melakukan aksi ke kantor DPRD Kota Tasikmalaya untuk mendorong pengawasan dari dewan. Namun demikian, saat itu dewan belum bisa menghadirkan dinas-dinas terkait yang punya kewenangan dalam menangani masalah tersebut.

Maka dari itu, kata dia, pihaknya akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih besar pekan depan. Dia meminta Dinas LH, Perwaskim dan OPD yang berkaitan lainnya untuk dihadirkan. “Kami akan terus lakukan aksi kalau tidak ditangani,” ucap dia.

Kasus itu harus ditangani serius untuk memberikan efek jera dan pembelajaran kepada masyarkat tentang konsekuensi penebangan pohon secara liar di kawasan lindung. Jika dibiarkan, ada kekhawatiran tindakan serupa kembali terulang. “Kalau tidak ada contoh yang membuat efek jera, ya besar kemungkinan bisa kembali terjadi,” kata dia.

Pada kesempatan itu, pihak DPRD meminta waktu beberapa hari untuk bisa menghadirkan OPD-OPD yang berkapasitas dalam masalah tersebut. Rencananya Minggu ini audiensi akan kembali dilakukan dengan mempertemukan LPLHI, DPRD dan dinas terkait.

Dampak dari menggantungnya masalah tersebut, persoalan pun semakin melebar. LPLHI mulai menyoroti bangunan permanen di sekitar Situ Gede yang diduga tidak memiliki izin. Dalam hal ini pemerintah harus bersikap tegas. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.