Luar Biasa ! Nama Tasik Berkumandang di Ceko

185
0
Firgiawan / Radar Tasikmalaya DISAMBUT. Jajaran Pengurus KONI Kota Tasikmalaya menyambut kepulangan lifter binaan PABBSI Kota Tasikmalaya Imas Kartika usai memenangkan medali perak pada World Open Powerlifting Championship 2017 di Chekoslovakia kemarin.

CIHIDEUNG – Jajaran Pengurus KONI Kota Tasikmalaya, menyambut kepulangan lifter putri binaan PABBSI Kota Tasikmalaya Imas Kartika. Usai menyabet medali perak dalam World Open Powerlifting Championship 2017 di Chekoslovakia 12-18 November 2017.
Imas yang menempati posisi Juara II Kelas 52 kilogram setelah lifter asal Cina Taipei, berhasil mencatatkan sejarah baru di Kota Tasikmalaya bahkan Jawa Barat. Sebab, biasanya lifter putri yang berangkat ke kejuaraan tingkat dunia dari luar Jawa. “Ini kebanggaan bagi kami, sebab Imas tidak hanya meraih juara II. Tetapi menjadi perwakilan pertama lifter putri dari Jawa Barat yang berangkat memperkuat tim Indonesia,” tutur Pelatih PABBSI H Soni M Syah saat ditemui di sekretariat KONI, kemarin (21/11).
Soni menjelaskan Imas sebetulnya berpeluang meraih medali emas. Namun karena persiapan yang terbilang mepet akibat kesulitan mendapat izin dari tempat Program Lapangan Profesi (PLP). Ditambah Imas baru kali ini melakukan perjalanan jauh, dengan pesawat selama hampir 25 jam. “Sampai di Ceko, Imas juga harus turunkan berat badan dengan sauna dan puasa. Sehingga kemungkinan saat bertanding tenaganya terkuras,” terangnya.
Di Ceko Imas berjuang bersama para manusia perkasa lainnya seperti Widari di kelas 47 kilogram, M Yusuf kelas 83 kilogram, Viki A kelas 66 kilogram dan Doni M kelas74 kilogram.
Ketua KONI Kota Tasikmalaya Eddy Supriyadi mengaku bangga dan bersyukur. Saat bertolak dari Ceko ke Kota Tasikmalaya Imas membawa medali dan menambah prestasi bagi daerah. “Meski tidak berada di posisi puncak (juara I) prestasi yang dibawa Imas itu luar biasa. Kebanggaan bagi kota bahkan negara,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat pihaknya juga mendorong agar Imas bisa kembali berkonsentrasi menghadapi BK Porda 2017. Sehingga kembali menorehkan prestasi bagi Kota Tasikmalaya. “Kita harap pihak-pihak terkait bisa memberikan izin atau dispensasi agar Imas bisa kembali membela daerah di BK Porda mendatang. Jangan sampai mempersulit,” tegasnya.(igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.