Luas Zona Industri Kota Tasik Belum Ditentukan, Budi: Trase Tol Masih Bisa Berubah

129
0

CIHIDEUNG – Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menyatakan, sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya belum bisa menyebutkan jumlah lahan yang disiapkan untuk zona industri di wilayah Selatan Kota Tasikmalaya.

“Kami belum bisa menyebut itu, yang jelas untuk persiapan evaluasi dan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sudah dilaksanakan dua tahun ke belakang,” katanya kepada radartasikmalaya.com, di Taman Kota Sabtu (21/9).

Namun dalam revisi RTRW tersebut kemarin lebih fokus kepada lahan pertanian. Karena dalam revisi RTRW tersebut harus menentukan luasan lahan untuk sektor pertanian ini agar Kota Tasikmalaya masih tetap bisa menghasilkan produksi meski daerahnya sudah menjadi perkotaan.

“Bisa pertanian prioritas pembahasan itu selesai, meski kota dan pertanian ini tidak ada dalam visi misi tetap ada lahan pertanian yang kurang lebih 5.000 hektare,” terangnya.

Tambah dia, dalam pembahasan kemarin yang melibatkan beberapa dinas terkait itu untuk eksit tol sudah ada plot. Meskipun untuk trase jalannya belum ada kepastian.

“Dan memang digambar yang muncul itu wilayah selatan Kota Tasikmalaya, yang saya lihat dari kementerian Pekerjaan Umum,” tambah Budi.

setelah adanya plot itu, pemerintah pun menyiapkan tempat-tempat yang menjadi zona industri. Karena jalan tol itu untuk dimanfaatkan sebagai jalur distribusi hasil industri yang selama ini kesulitan di wilayah Jabar Selatan.

“Makanya kita fokus RTRW, dan harus secepatnya. otomatis bila tol masuk harus ada perubahan RTRW,” kata dia.

Budi menargetkan revisi dan evaluasi RTRW tersebut di selesai tahun depan. Mengingat harus matangnya perencanaannya. “Mudah-mudahan bisa selesi tahun depan (2020, Red),” tandasnya. (rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.