Lulusan STIA Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

452
0
DIKI SETIAWAN / DIWISUDA. Wakil Ketua I Bidang Akademik Dr Rustandi SSos MSi melantik wisudawan dan wisudawati STIA YPPT Priatim 2019-2020 di Ballroom Hotel Santika, Sabtu (28/12). RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Sebanyak 312 wisudawan dan wisudawati program magister ilmu administrasi negara (S2) dan program studi ilmu administrasi negara (SI) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) YPPT Priatim Tasikmalaya tahun akademik 2019-2020 dilantik dan diwisuda di Ball Room Hotel Santika Tasikmalaya, Sabtu (28/12).

Masing-masing wisudawan dan wisudawati berasal dari program magister ilmu administrasi negara untuk yang ke-15 kalinya sebanyak 58 lulusan dan program sarjana ilmu administrasi negara yang ke-29 sebanyak 254 lulusan.

Lulusan terbaik diraih Tia Listiani dengan IPK 3,75 predikat cum laude, Nurjanah MSi dengan IPK 3,66 predikat sangat memuaskan, Ririn Risnapajar dengan IPK 3,66 predikat sangat memuaskan dan Ria Supriati dengan IPK 3,59 predikat sangat memuaskan.

Ketua Yayasan Pembina Perguruan Tinggi STIA YPPT Priatim Drs H Ivan Dicksan MSi berharap para lulusan program magister atau program studi sarjana ini mampu dan siap mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperolehnya di tengah kehidupan masyarakat.

“Bahwa kita sadari, dalam kehidupan ini kita sedang bertransisi kepada era revolusi industri 4.0, negara Indonesia ini, kalau negara Jepang kan sudah bertransisi ke 5.0, kita masih dalam masa transisi ke 4.0,” kata Ivan kepada Radar di Hotel Santika.

Dampaknya, kata Ivan, dengan transisi ke era industri 4.0 banyak perubahan-perubahan yang sangat cepat, misalnya dari sisi persaingan ekonomi, bisnis, perdagangan, teknologi informasi, dan pelayanan publik yang menggunakan teknologi informasi. Kondisi tersebut menuntut para lulusan untuk bisa beradaptasi dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

“Kita harus pandai beradaptasi dan lincah serta gesit. Jadi setiap ada perubahan kita sudah bisa mengantisipasi sehingga tidak ketinggalan. Oleh karena itu, kami berharap kepada para lulusan ini, eksistensinya bisa terlihat, dan mereka akan memiliki daya saing yang kuat menghadapi era revolusi industri 4.0,” tambah Ivan.

Ketua STIA YPPT Priatim Dr Ani Heryani SSos MSi diwakili oleh Wakil Ketua II, Dr Arifa Rosmayudi SSos MSi menambahkan atas nama institusi dengan penuh kebanggaan mempersembahkan 312 lulusan STIA. “Para lulusan ini merupakan wujud karya utama STIA. Insyaallah di semester depan kami akan mempersembahkan pula wisudawan dari program studi ilmu administrasi niaga,” tutur dia.

Menurut dia, para lulusan studi di STIA telah meraih pemahaman dan keterampilan mengenai ilmu administrasi pada tingkat yang sesuai dengan strata kesarjanaan. “Namun demikian, memberikan kontribusi di dunia nyata bukan sebatas persoalan penerapan atau pengembangan ilmu. Dunia nyata adalah arena kehidupan di mana aspirasi dan inspirasi baru terus bermunculan,” kata dia.

Dengan penuh persaingan dan banyak tantangan yang harus dihadapi, perlu disadari bahwa perubahan lingkungan, teknologi, ekonomi, politik telah mengubah paradigma dalam berbagai hal.

Perkembangan teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas (borderless) dengan penggunaan daya komputasi dan data yang tidak terbatas (unlimited) yang akan mengakibatkan dampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan dan politik.

“Kami berharap bahwa para lulusan dapat memberikan kontribusi dalam pemikiran-pemikiran yang berkualitas dan tindakan-tindakan nyata dalam pembangunan bangsa,” tutur dia.

Masyarakat, kata dia, membutuhkan kompetensi lulusan STIA untuk bersama-sama meningkatkan harkat dan martabat bangsa dan negara Indonesia. “Sehingga kita bisa duduk dalam kesetaraan dengan bangsa-bangsa lain yang pada saat ini lebih maju dari kita. Kita ingin mengejar ketertinggalan kita dalam bidang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelas dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.