Lulusan STISIP Tasikmalaya Siap Berkiprah & Berkarya

32
0
MELANTIK. Ketua STISIP Tasikmalaya Dr Drs H Popon Supriatna MPd melantik wisudawan tahun akademik 2019/2020 di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Rabu (18/11).

TASIK – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Tasikmalaya melantik 77 lulusan sarjana dan magister pada acara wisuda tahun akademik 2019/2020 di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Rabu (18/11).

Wisuda ini yang ke-20 untuk program studi Ilmu Pemerintahan S1, dengan meluluskan 65 orang. Kemudian wisuda ke-3 untuk program studi Ilmu Pemerintahan S2 dengan meluluskan 12 orang.

Pihaknya mencetak lulusan terbaik S1 dengan IPK 3,93 yaitu Anis Martiani Nurafiah dan S2 IPK 3,85 atas nama Rifa Fahrijal.

Ketua STISIP Tasikmalaya Dr Drs H Popon Supriatna MPd mengatakan, lulusan STISIP sudah dibekali Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta keterampilan hidup.

Maka ia berharap mereka mampu bersaing di pasar kerja dan berkarya untuk masyarakat.

“Alumni STISIP ini punya keunggulan, selain ahli dalam Ilmu Pemerintahan, juga mampu menghadapi tantangan

era revolusi industri 4.0,” katanya kepada Radar, Rabu (18/11).
Sambung H Popon, yang terpenting tantangan itu dihadapi dengan menggunakan akal, kecerdasan dan ilmu yang sudah didapatkan baik dalam kuliah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan begitu lulusan mampu menciptakan kesejahteraan umat. Tak lupa lulusan juga harus terus semangat dan mandiri,” katanya.

Selain itu, agar STISIP terus mencetak SDM unggul tentu perlu kerja keras dan kerja sama semua pihak. Maka pihaknya kini sedang melakukan evaluasi dan peningkatan dalam bidang kelembagaan, akademik, teknologi, serta peningkatan sarana dan prasarana.

Baca juga : Pemkab Tasik Targetkan PAD Uji KIR Rp1,05 M, Dishub Optimis

“Dengan terus melakukan perbaikan akan menunjang tercapainya perguruan tinggi ilmu pemerintahan yang unggul,” ujarnya.
Tentang penyelenggaraan wisuda STISIP juga tetap mencegah penyebaran Covid-19 menggunakan wisuda virtual dan offline. Untuk yang offline melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Wisudawan memakai masker, face shield dan sarung tangan. Untuk masuk ke ruangan ada pemeriksaan suhu badan dan wajib cuci tangan atau memakai hand sanitizer,” katanya. Diberlakukan juga jaga jarak.

Ketua LLDIKTI Wilayah IV Prof Dr H Uman Suherman AS MPd menyampaikan, perlu disadari lulusan di STISIP Tasikmalaya mempunyai akreditasi yang sangat baik.

Artinya sah secara hukum dan diterima oleh masyarakat. “Wisudawan STISIP ini harus berbeda dan punya nilai lebih dari cara berpikir kreatif dan inovatif sehingga bisa bermanfaat untuk memberikan solusi kepada masyarakat,” katanya.

Ia pun berpesan kepada wisudawan untuk betul-betul menjadi alumni yang bermartabat dan berkarakter. Karena mereka ini akan menjadi pelayan masyarakat, baik masuk di pemerintahan atau berwirausaha.

“Kesuksesan tidak ditentukan IPK namun upaya tanggung jawab dengan ilmu yang telah didapatkan. Kemudian perlunya terus menanamkan karakter kejujuran,” ujarnya.

Perwakilan Wisudawan Rasidin Hadi Juanda SIP berharap STISIP semakin maju dan berkembang dalam menciptakan SDM unggul dan berkualitas dalam ilmu pemerintahan.

Sehingga masyarakat merasakan manfaat atas hadirnya alumni STISIP Tasikmalaya di pemerintahan.
“Ilmu yang kami dapatkan semoga bisa memotivasi untuk membawa nama baik dan membanggakan STISIP di masyarakat dan lembaga pemerintahan,” ujarnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.