Menunggu NIP, Senin Depan Berkas-Berkas Dikumpulkan

Lulusan Tes CPNS 2018 Belum Bertugas

392
Gungun Pahlagunara

BUNGURSARI – Sebanyak 236 orang hasil seleksi calon pegawai negeri (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya harus menunggu Nomor Induk Pegawai (NIP). Sebelum mendapatkan nomor tersebut, mereka harus mengumpulkan dokumen untuk dilaksanakan pemberkasan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara menjelaskan sesuai Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai, ada berkas yang harus dilengkapi calon pegawai sebelum mereka mendapatkan nomor induk.

“Senin mendatang, kami kumpulkan terlebih dahulu dokumen para pegawai lulusan CPNS 2019, untuk persiapan pemberkasan sebelum mereka mendapat NIP,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (3/1).

Menurutnya, setelah mendapatkan NIP, para pegawai langsung bertugas sesuai formasi jabatan yang dilamar saat seleksi CPNS. Dari 263 peserta yang lulus, formasi dokter spesialis tidak terisi lantaran sepi pelamar. Sementara 2 formasi yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas terpenuhi. Itu untuk posisi apoteker dan arsiparis terampil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Semua formasi terisi, kecuali dokter spesialis. Selesai pemberkasan, mereka dapat NIP dan melaksanakan tugas sesuai formasi. Misalnya pemberkasan selesai 30 Januari, tanggal 1 Februari otomatis mereka bisa langsung bekerja,” terangnya.

Kemudian, kata Gungun, sebagai aparatur negara mereka diwajibkan mengikuti prajabatan sebelum dinyatakan 100 sebagai PNS. Rencananya Oktober 2019, tahapan pendidikan tersebut dilaksanakan.

“Prajabatan itu dulu kan tiga bulan atau empat bulan di suatu lokasi, lalu kembali ke tempat kerja setelah selesai. Sekarang ada kolaborasi antara teori dan praktik, jadi misalnya sebulan di prajabatan, lalu bulan selanjutnya di tempat kerja,” jelasnya.

Salah satu materi pengenalan calon pegawai tersebut, diantaranya undang-undang tentang kepegawaian serta peraturan pemerintah lainnya. Ditambah beberapa materi muatan lokal, seperti visi dan misi Pemkot. “Sehingga saat mereka bertugas, sudah memahami apa yang harus dilaksanakan. Kemudian visi misi Pemkot, supaya mereka tahu apa yang harus dilaksanakan dalam menyukseskan program yang dirancang pemerintah daerah,” tutur Gungun. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.