Lupa Bawa Masker, Warga Kota Tasik Harus Siap Sasapu..

1253
0
Istimewa DISANKSI. Pengunjung kompleks olahraga Dadaha disanksi menyapu di sekitaran sport center, usai ditemukan tak menggunakan masker oleh petugas patroli Rabu (24/6).

CIHIDEUNG – Patroli Gugus Tugas Covid-19 masih menemukan adanya warga yang beraktivitas di luar rumah, tanpa menggunakan masker.

Kontan, ketika tim bergerak dan menemukan pelanggaran tersebut langsung disanksi membersihkan fasilitas umum.

Baca juga : Honorer Dishub Kota Tasik yang Jadi Kurir Sabu Diberhentikan

Seperti yang terjadi di Kompleks Olahraga Dadaha Rabu (24/6) Siang, petugas menemukan dua warga tidak menggunakan masker.

Mereka langsung diminta menyapu sekitaran sport center sebagai ganjaran melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) IV. “Iya tadi petugas patroli mendapati pengunjung tak bermasker.

Padahal kami sudah sosialisasi namun masih saja petugas mendapati hal tersebut,” ujar Kepala UPTD Dadaha Gumilang Herdis kepada Radar.

Loading...

Menurutnya, para pedagang dan sejumlah warga yang rutin beraktivitas di area sport center, sudah diingatkan supaya tidak sungkan memberitahu pengunjung agar menggunakan masker.

Kecuali bagi yang sedang berolahraga seperti jogging dan lain-lain.

“Tapi setelah itu kenakan kembali maskernya,” kata dia.

Kepala Seksi Operasi dan Penindakan Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya Sandi Apriadi menjelaskan sesuai Peraturan Wali Kota Tasikmalaya Nomor 19 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah wajib mengenakan masker.

“Jika tidak, disanksi dengan membersihkan sarana dan fasilitas umum. Kita sering temukan pada patroli rutin setiap hari, rata-rata di lokasi semacam Situ Gede dan Dadaha. Merata di setiap tempat pasti masih menemukan,” tuturnya memaparkan.

Baca juga : Kota Tasik Tersisa 1 Pasien Positif Covid-19

Dia menjelaskan rata-rata warga yang kedapatan tidak bermasker, beralasan lupa membawa alat pelindung diri (APD) tersebut. Padahal, nyaris di setiap sudut kota mudah ditemukan penjual masker apabila warga benar-benar lupa membawa dari rumah.

“Jadi kebanyakan beralasan lupa. Mereka rata-rata sudah tahu kalau aturannya keluar rumah ya pakai masker,” kata Sandi. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.