Lupa Cara Menang?, 1 Persib vs Bhayangkara 2

72
0
DUEL UDARA. Striker Ezechiel N’douassel berhasil mencetak gol, namun belum bisa memberi kemenangan bagi Persib kala menjamu Bhayangkara FC Minggu (30/6). Ferry Prakosa/ Radar Bandung

BANDUNG – “Persibna butut. Persibna butut.Persibna butut” menggema di stadion Si Jalak Harupat. Tanpa dikomando, hampir seluruh bobotoh yang datang ke stadion melantangkan dengan keras kalimat tersebut usai wasit Rully Ruslin meniup peluit panjang pertandingan antara Persib Bandung vs Bhayangkara FC.

Ya, pantas bobotoh berteriak seperti itu. Karena mereka tidak puas dengan kekalahan 1-2 atas tim yang berjuluk The Guardian itu. Selain teriakan, bobotoh pun membentangkan spanduk sindirian terhadap tim Maung Bandung.

Spanduk itu bertuliskan “Kalian lupa caranya menang?”. Teriakan dan bentangan spanduk di stadion mungkin hanya sebagian kecil saja. Para bobotoh yang tidak menyaksikan langsung, mungkin mempunyai pertanyaan sama, kapan menang?.

Menanggapi itu, gelandang Persib Kim Jefrey menuturkan bukan hanya bobotoh saja yang menunggu kemenangan datang. Menurutnya, tim Persib sama sudah merindukan kemenangan.

“Bukan hanya bobotoh, tapi kami pemain pun sama  ingin menang. Apalagi beberapa pertandingan terakhir kami imbang di kandang sendiri,” kata pemilik nomor punggung 23 itu usai laga.

Menurutnya, kekalahan kemarin di Stadion Si Jalak Harupat dijadikan pembelajaran untuk lebih baik menghadapi pertandingan di depan. Apalagi di depan Maung Bandung melakukan pertandingan tandang. “Kita harus instrospeksi diri, agar bisa kembali ke jalur kemenangan,” ujarnya.

Loading...

Pelatih Robert Alberts lagi-lagi menyoroti fokus pemainnya. Apalagi di menit awal dan akhir. “Sebelum pertandingan tim  pelatih sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan Bhayangkara. Tapi yang saya soroti adalah fokus dari pemain kami yang selalu hilang pada menit akhir,” kata pelatih asal Belanda itu.

Mantan pelatih PSM Makassar itu mempertanyakan kinerja wasit pada laga kemarin. Menurutnya ada beberapa keputusan yang dianggap tidak tepat.

“Pertanyaan besarnya kenapa wasit tidak memberikan penalti. Padahal beberapa kali pemain kami dilanggar dan seharusnya penalti,” ucapnya.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera menyebut kemenangan dari Ezechiel Nduoassel CS berkat kerja keras pemainnya. “Hasilnya kita bisa memenangkan laga,” tuturnya.

Setelah lawan Persib, Bhayangkara FC ditunggu lawan berat lainnya. Yakni PS Tira Persikabo.  Pelatih asal Argentina itu belum mau berkomentar tentang laga tersebut.  Ia dan pasukannya ingin menikmati kemenangan dari Persib Bandung lebih dahulu. “Kami ingin santai dahulu dengan berlibur, lusa kami baru memikirkan pertandingan melawan PS Tira,” pungkasnya. (pra)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.