Mabes Polri Marah Besar KKB Bantai 31 Pekerja di Papua, “Kita Akan Kejar Mereka”

64

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengecam aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membunuh 31 pekerja proyek di Kabupaten Nduga, Papua. Perbuatan itu dianggap keji.

“Kita sangat menyayangkan aksi dari KKB. Bayangkan, ini adalah pekerja yang ingin membangun Papua, mensejahterakan papua, mereka (KKB) melakukan tindakan keji itu,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12).

Ya, KKB selama ini berdalih melakukan tindakannya atas dasar ingin kesejahteraan di Papua. Namun dengan adanya pembunuhan terhadap 31 pekerja yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Iqbal tak habis pikir apa motif sebenarnya dari kelompok tersebut.

“Bayangkan, pekerja yang tidak berdosa sedang membangun jalan, pelabuhan, fasilitas publik. Kita tidak tahu motifnya apa. Dilakukan penembakan mengakibatkan tewas,” kesal mantan Wakapolda Jawa Timur itu.

Karenanya, Polri dan TNI juga akan bertindak represif dengan adanya kejadian ini.

“Kita dan TNI akan bertindak tegas. Kita akan kejar, ada beberapa yang sudah teridentifikasi kelompok mana,” tegas Iqbal.

Sebelumnya, sebanyak 31 pekerja proyek Istaka Karya dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Adapun pembantaian itu terjadi ketika para pekerja sedang membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

“31 orang meninggal dunia,” ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz kepada JawaPos.com, Senin (3/12).

Kejadian ini dilaporkan masyarakat kemarin sekitar pukul 15.30 WIT. Namun pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya tersebut diduga terjadi pada Minggu (2/12).

(dna/jpc/pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.