Mabuk Miras Oplosan, Dua Tewas

20

PANUMBANGAN – Korban tewas akibat minuman keras (miras) di Kabupaten Ciamis belum berhenti.

Di Kecamatan Panumbangan, dua pemuda meregang nyawa usai pesta miras oplosan bersama sembilan temannya.

Kapolsek Panumbangan AKP Tata Ruhiadi Widodo menerangkan pada Minggu (16/9), pihaknya mendapat informasi ada warga yang keracunan akibat minum miras oplosan di puskesmas.

Setelah dicek, ada empat pemuda yang sedang dirawat. Yakni seorang pelajar IS (15), Rud (21), Riz (19), dan TP (14).

Semuanya berasal dari Dusun Cibonteng Desa Tanjungmulya.
Pada Minggu sekitar pukul 18.00, terang Tata, IS dinyatakan meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Ciamis.

Lalu, pada Senin (17/9) sekitar pukul 01.00, nyawa Riz juga tidak bisa diselamatkan. Mereka berdua sudah dimakamkan.

“Sementara yang dua orang (Rud dan TP, Red.) sudah pulang. Yang tidak ke puskesmas tidak sampai apa-apa,” jelas kapolsek kepada wartawan kemarin.

Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan, kata dia, pesta miras 11 pemuda itu dilakukan pada Sabtu (15/9) di gubuk milik Jam di Blok Balong Gede Dusun Cibonteng.

Dalam pesta itu, mereka meracik dua saset minuman berenergi dengan dua botol alkohol 70 persen lalu dicampur air mineral.

Sebenarnya, pesta miras itu sempat diketahui oleh Kaur Umum Desa Tanjungmulya Atep. Ke-11 pemuda itu langsung diberi arahan. Setelahnya membubarkan diri.

Nah, baru pada Minggu, empat orang korban mulai muntah-muntah dan dilarikan ke Puskesmas Panumbangan. Dua di antaranya meninggal dunia dan sempat ditangani RSUD Ciamis.

“Kita ketahui dari pengakuan para korban. Beli alkohol dari warung kelontong, dicampur-campur minuman energi dan air mineral,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.