Mabuk & Ugal-ugalan, Taksi Online Dirusak & Dibakar Warga Sariwangi Tasik, 6 Penumpangnya..

4648
1

TASIK – Sebuah mobil minibus taksi online berwarna putih dirusak warga di Kampung Cibaregbeg Desa Jayaratu Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (10/4) malam.

Sebelumnya, kendaraan berpenumpang lima orang yang diduga dibawah pengaruh alkohol itu ugal-ugalan dan sempat menyenggol sepeda motor milik warga Desa Jayapura Kecamatan Cigalontang.

Saat melintasi tiga Desa mulai Desa Jayapura, Kecamatan Sariwangi, Desa Sirnaraja dan Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, massa yang emosi mengejar pengendara hingga masuk wilayah hutan di Kampung Cibaregbeg, Jayaratu, Sariwangi.

Baca juga : Evakuasi Longsor di Pagerageung Tasik Tunggu Alat Berat

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Cucu Juhana mengungkapkan, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa ada kendaraan minibus yang dibakar karena ugal-ugalan hingga menyenggol sepeda motor salah satu warga.

Menurut dia, dari keterangan warga, mobil tersebut berpenumpang enam orang dan diduga dalam keadaan mabuk saat mengendarai mobil.

Untuk sementara, polisi masih mendalami kasus pengrusakan mobil ini hingga dibakar hangus.

Akibat kelakuan pengemudi dan penumpang kendaraan tersebut yang menyenggol sepeda motor warga, akhirnya puluhan warga mengejar mobil tersebut dengan motor, dan akhirnya masuk jalan rusak tidak beraspal sehingga selip dan dirusak warga di Desa Jayaratu Kecamatan Sariwangi.

Para penumpangnya yang berjumlah enam orang, ungkap dia, satu orang kabur.

Sementara lima berhasil diamankan di Mako Polres Tasikmalaya, menghindari amukan massa sekaligus dimintai keterangan.

Jadi berhasil diamankan warga dan Polsek Cigalontang dan Leuwisari hingga ditangani oleh Polres Tasikmalaya.

“Anggota Polsek Cigalontang dan Leuwisari bersama tokoh masyarakat cepat ke lokasi dan berhasil diredam. Namun, pengrusakan mobil tidak bisa ditahan. Kini kasusnya sedang didalami motif aksi massa ini termasuk memintai keterangan saksi dan mengamankan enam pengendara,” terang Cucu, kepada Radar, kemarin.

Kepala Desa Jayaratu Kecamatan Leuwisari, Idad mengungkap, aksi pengrusakan mobil oleh warga karena dipicu dugaan warga pengendara merupakan kawanan maling.

“Saya bersama tokoh dan petugas kepolisian berupaya meredam masyarakat. Masyarakat di desa saya itu menerima informasi menduga kalau pengendara mobil adalah maling hingga ikut ngejar,” ungkap dia. (dik)

..

TASIK – Sebuah mobil minibus online berwarna putih dirusak warga di Kampung Cibaregbeg Desa Jayaratu Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (10/4) malam.

Sebelumnya, kendaraan berpenumpang lima orang yang diduga dibawah pengaruh alkohol itu ugal-ugalan dan sempat menyenggol sepeda motor milik warga Desa Jayaputra Kecamatan Cigalontang.

Saat melintasi tiga Desa mulai Desa Jayaputra, Kecamatan Sariwangi, Desa Sirnajaya dan Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, massa yang emosi mengejar pengendara hingga masuk wilayah hutan di Kampung Cibaregbeg, Jayaratu, Sariwangi.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Cucu Juhana mengungkapkan, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa ada kendaraan minibus yang dibakar karena ugal-ugalan hingga menyenggol sepeda motor salah satu warga.

Menurut dia, dari keterangan warga, mobil tersebut berpenumpang enam orang dan diduga dalam keadaan mabuk saat mengendarai mobil.

Untuk sementara, polisi masih mendalami kasus pengrusakan mobil ini hingga dibakar hangus.

Akibat kelakuan pengemudi dan penumpang kendaraan tersebut yang menyenggol sepeda motor warga, akhirnya puluhan warga mengejar mobil tersebut dengan motor, dan akhirnya masuk jalan rusak tidak beraspal sehingga selip dan dirusak warga di Desa Jayaratu Kecamatan Sariwangi.

Para penumpangnya yang berjumlah enam orang, ungkap dia, satu orang kabur.

Sementara lima berhasil diamankan di Mako Polres Tasikmalaya, menghindari amukan massa sekaligus dimintai keterangan.

Jadi berhasil diamankan warga dan Polsek Cigalontang dan Leuwisari hingga ditangani oleh Polres Tasikmalaya.

“Anggota Polsek Cigalontang dan Leuwisari bersama tokoh masyarakat cepat ke lokasi dan berhasil diredam. Namun, pengrusakan mobil tidak bisa ditahan. Kini kasusnya sedang didalami motif aksi massa ini termasuk memintai keterangan saksi dan mengamankan tiga pengendara,” terang Cucu, kepada Radar, kemarin.

Kepala Desa Jayaratu Kecamatan Leuwisari, Idad mengungkap, aksi pengrusakan mobil oleh warga karena dipicu dugaan warga pengendara merupakan kawanan maling.

“Saya bersama tokoh dan petugas kepolisian berupaya meredam masyarakat. Masyarakat di desa saya itu menerima informasi menduga kalau pengendara mobil adalah maling hingga ikut ngejar,” ungkap dia.

(diki setiawan)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.