Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.7%

69%

Macan Gunung Sawal Ciamis Mangsa 2 Ekor Domba Milik Warga Buniasih

1423
0
radartasikmalaya.com
2 ekor domba dimangsa macan tutul penghuni Gunung Sawal Ciamis di Dusun Buniasih Kecamatan Cihaurbeuti. istimewa untuk radartasikmalaya.com

CIAMIS – Teror macan di kawasan kaki Gunung Sawal kembali terjadi. Kali ini, macan memangsa dua ekor domba milik Yayat (45) warga Buniasih Desa/Kecamatan  Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kasi Pelayanan Desa Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, Dian Subagja.

Bahwa dua ekor domba milik Yayat dimangsa macan pada Sabtu malam dan diketahui Minggu Pagi.

Sebenarnya, kata dia, 15 tahun lalu sang macan sempat juga turun gunung dan memangsa ternak warga.

“Nah sekarang baru terjadi lagi memangsa domba milik warga,” katanya.

“Kami bersyukur tidak sampai adanya penyerangan ke warga atau pun masuk ke perkampungan. Macan memangsa domba yang kandangnya berjarak 100 meter dari pemukiman, ” papar Dian Senin (14/9) pagi.

Kini, lanjut dia, masyarakat merasa ketakutan macan akan turun lagi dan memangsa lagi  hewan ternak.

Untuk itu, sekarang ini warga meningkatkan kewaspadaan, dengan melakukan ronda serta meningkatkan kewaspadaan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, jaga kampung dengan ronda malam, ” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Resort Wilayah XIX Gunung Sawal, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Ciamis, Warid membantah jika macan yang memangsa ternak masyarakat adalah macan si Abah yang dilepasliarkan di Desa Pasirtamiang Kecamatan Cihaurbeuti.

Namun yang memangsa ternak warga ini adalah macan yang lain atau pribumi, karena terbukti dari rekaman video nya.

“Jadi jelas macanya baru dan lebih muda umurnya dari si Abah kondisi kulitnya mengkilap tidak seperti abah sudah kusam karena sudah tua, ” paparnya.

Ungkap Warid, hasil dari pemeriksaan di lokasi satu ekor domba dimangsa macan.

“Sedangkan satu ekor lagi hanya dicakar dan dombanya sakit jadi disembelih saja,” katanya.

Sampai saat ini, tambah Warid, harimau tidak sampai mengganggu masyarakat dan hanya memangsa hewan ternak .

Ditanya soal penggantian hewan ternak yang mati akibat dimangsa macan, Warid mengaku sejauh ini tidak ada penggantian.

“BKSDA sudah beberapa tahun lalu mengajukan, namun oleh pusat belum disetujui,” katanya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.