Madrasah Telah Sejajar dengan Sekolah Umum

344
0

TASIK –  Festival Madrasah kedua tahun 2018 yang  digelar di GOR Sukapura, Dadaha Selasa (1/5) berlangsung meriah dan sukses. Kegiatan tersebut  dihadiri kurang lebih sebanyak 5.00o peserta yang terdiri dari siswa, guru, kepala sekolah dan warga madrasah mulai dari RA, MI, MTs dan MA.

Kegiatan yang diinisiasi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya tersebut mampu menampilkan spirit kemadrasahan.  Sehingga tagline  Madrasah Hebat, Madrasah Bermartabat terus bergema sepanjang acara.

Kegiatan diawali dengan karnaval di Taman Kota yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Agus Wahyudin SH MH serta Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Dr H Hilmy Riva’I MPd.

Setelah itu, peserta menuju Dadaha untuk mengikuti kegiatan penyerahan piagam madrasah berprestasi dengan kategori lomba essay, paduan suara, Penilaian Kinerja Guru (PKG) jenjang RA, MI dan MTs, RA berprestasi, siswa berprestasi, lembaga berprestasi dan insan berprestasi. Yang saksikan Wali dan Wakil Wali Kota H Budi Budiman dan H M Yusuf, Sekda Ivan Dicksan, para anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kasi Kelembagaan Pendidikan Islam Kemenag Provinsi Jabar Kapolres Tasikmalaya, Kodim, Kabag Kesra, dan perwakilan ormas se- Kota Tasikmalaya.

Ketua pelaksana kegiatan Arip Ripandi SPd I mengatakan dalam festival madrasah kali ini, pihaknya menampilkan berbagai kreativitas siswa maupun guru. Hal ini sebagai bukti bahwa madrasah telah mencetak generasi muda yang kreatif dan mampu bersaing. ”Selain itu, dalam momen ini. Kami pun memberikan penghargaan kepada siswa, guru dan madrasah yang berprestasi,” ujarnya kepada Radar.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menuturkan  madrasah kini tidak

tidak hanya meluluskan anak didik yang berakhlak karimah. Tapi juga mampu berdaya saing karena tantangan ke depan sangat berat menghadapi era globalisasi dan millennia. “Jadi sekarang ada kesejajaran dan kesetaraan madrasah dengan pendidikan umum,” ujarnya.

Maka untuk peningkatan kualitas madrasah, kata Budi, pihaknya memberikan dukungan insentif bagi guru madrasah formal maupun informal dan pesantren yang besar kecilnya disesuaikan dengan kemampuan pemerintah. ”Ini wujud kepedulian kami terhadap pendidikan madrasah,” tuturnya.

Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Dr H Hilmy Riva’i MPd mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Tasikmalaya  yang memberikan perhatian lebih bagi madrasah. Sehingga madrasah bisa sejajar dengan lembaga pendidikan umum lainnya.

Ketua DPD PGM Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asy’ari berharap melalui festival madrasah kedua  ini bisa semakin meningkatkan konsistensi pemerintah dalam memberikan support terhadap guru madrasah khususnya honorer yang tidak termasuk mendapatkan tunjungan.” Karena hampir 1.500 lebih guru honorer belum menerima tunjangan apapun,” tandasnya. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.