Mahar Politik di Pilkada Pangandaran Sangat Rawan

134
0
Gaga Abdillah
Gaga Abdillah

PANGANDARAN – Kerawanan di Pilkada Kabupaten Pangandaran 2020 perlu diantisipasi sejak dini. Salah satunya soal mahar politik.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gaga Abdillah mengatakan salah satu kerawanan yang harus diwaspadai adalah mahar politik.

“Kerawanan yang dikhawatirkan terjadi harus diantisipasi, salah satunya adalah pembuatan regulasi tentang mahar politik,” ujarnya kepada Radar, Jumat (24/7).

Menurut Gaga, tanpa ada regulasi terkait mahar politik, dikhawatirkannya itu bisa mencederai proses demokrasi masyarakat Pangandaran.

“Dalam masa kampanye yang namanya mahar politik sama dengan money politic. Ini sangat-sangat mencederai demokrasi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga : Ono: Kader PDIP Pangandaran Harus Militan Sosialisasikan Juara

Gaga menegaskan bahwa mahar politik bisa terjadi di setiap momentum Pemilu, apalagi dalam pemilihan kepala daerah. “Tapi saya tidak menyebutkan bahwa di Pilkada Pangandaran ada mahar politik, tapi kerawanannya tetap ada,” kata dia.

Selain mahar politik, kerawanan lainnya yang dikhawatirkan muncul dalam pilkada yaitu dualisme rekomendasi partai politik. “Maksud dualisme ini adalah rekomendasi yang turun dari DPP tiba-tiba tidak sesuai dengan keinginan partai pengusung, malah calon lain yang dapat rekom,” jelasnya.

Tentu saja kerawanan yang paling fokus diawasi Bawaslu adalah serangan fajar dan netralitas ASN atau PNS. Apalagi, menurut dia, dua pucuk pimpinan di Kabupaten Pangandaran kini saling berhadapan.

“Notabenenya mereka adalah pucuk pimpinan ASN di Pangandaran, tentu kita harus awasi netralitas mereka (ASN, Red),” katanya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.