Mahasiswa Banjar Diajak Perangi Money Politic

12

BANJAR – Himpunan Maha­siswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar menggelar diskusi dengan tema Meneropong Demokrasi di Indonesia dalam Perspektif Pancasila Selasa (27/11). Dalam kegiatan yang digelar di salah satu rumah makan ini, puluhan mahasiswa yang hadir mendeklarasikan Pemilu Damai.

“Kita (mahasiswa, Red) harus ikut andil menyukseskan kontestasi dan mendukung Pemilu yang damai, sesuai apa yang kita cita-cita bersama, KPU maupun Polri,” ujar Ketua HMI Cabang Kota Banjar Joko Nurhidayat. Salah satu kontribusi mahasiswa dalam menyukseskan Pemilu, kata dia, yakni ikut berpartisipasi menciptakan Pemilu yang damai, jangan terpancing dan terhasut janji dan omongan dari siapapun.

Salah satu pemateri Sidik Firmadi SIP, MIP me­nambahkan mahasiswa se­bagai pemilih harus jadi pemilih yang rasional dan cerdas. “Jangan sampai hak suara dibeli oleh uang. Itu sudah termasuk money politic merupakan pelanggaran yang harus diberantas,” tutur akademisi STISIP Bina Putera Banjar ini.

Diakuinya, praktik money politic masih bisa terjadi selama masih ada kesempatan dan ada masyarakat yang masih menerima. “Padahal budaya itu harus dihilangkan di masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya menyarankan kepada mahasiswa untuk berkomitmen terhadap diri sendiri dan mengajak keluarga serta masyarakat di lingkungannya masing-masing untuk tidak menerima pemberian dari salah satu calon atau tim sukses. “Karena tidak sepenuhnya setiap detik Bawaslu mengawasi gerak-gerik mereka (calon, Red) di lapangan. Sehingga dibutuhkan integritas dan menjadi pemilih cerdas serta konsisten memberantas praktik money politic,” ungkapnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.