Mahasiswa Baru Uniga Ikut Pendidikan Bela Negara

18
LEPAS MAHASISWA. Rektor Uniga Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng menyerahkan mahasiswa yang akan mengikuti pensidikan bela negara di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303/ Setia Sampai Mati (SSM), Kecamatan Cikajang Minggu (23/9).

CIKAJANG – Sebanyak 1.600 mahasiswa baru Universitas Garut (Uniga) tahun akademik 2018-2019 akan mengikuti pendidikan bela negara di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303/ Setia Sampai Mati (SSM) Kecamatan Cikajang.

Mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan ini dibagi menjadi enam gelombang.

Rektor Uniga Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng mengatakan gelombang pertama terdiri dari 300 mahasiswa baru yang diberangkatkan.

“Sekarang ini gelombang pertama yang diberangkatkan. Dalam kegiatan ini para peserta akan melaksanakan pelatihan selama empat hari tiga malam,” ujarnya usai memberangkatkan mahasiswa baru gelombang pertama untuk pendidikan bela negara Minggu (23/9).

Kegiatan bela negara, kata dia, untuk membentuk karakter dan jiwa nasionalisme dalam diri mahasiswa.

“Pendidikan bela negara ini melibatkan seluruh mahasiswa baru dari semua fakultas,” ungkapnya.

Program bela negara ini merupakan kegiatan yang wajib diikuti seluruh mahasiswa baru Universitas Garut serta dijadikan kurikulum tetap untuk melengkapi program-program akademis.

“Misalnya pada program kewiraan, program tersebut akan asyik dengan materi praktik seperti bela negara ini, jadi lebih lengkap,” terangnya.

Dia berharap kegiatan ini mampu membawa mahasiswa baru Uniga memiliki rasa kekompakan, kecintaan terhadap negara dan solidaritas yang tinggi terhadap sesama.

“Meskipun mereka berangkat dari berbeda fakultas, tapi ketika di sini mereka hanya punya satu nama yaitu Uniga, sehingga tumbuhlah rasa kebersamaannya, cinta terhadap almamater, lebih jauhnya cinta terhadap bangsa dan negara,” terangnya.

Komandan Yonif 303 Letkol Inf Taufik Ismail SSos mengapresiasi dan berterima kasih kepada Universitas Garut yang telah memberi kepercayaan kepada Yonif 303 untuk memberikan pendidikan dasar bela negara.

Taufik mengatakan dalam pendidikan bela negara ini mahasiswa akan dilatih selama tiga malam empat hari di markas Yonif Raider 303 Kostrad. Nantinya, mereka dilatih berbagai hal mulai dari disiplin, tanggung jawab hingga pendidikan fisik seperti baris berbaris.

“Tentunya selama mengikuti pendidikan nanti mahasiswa akan didampingi langsung oleh perwakilan pihak kampus dan para prajurit Yonif Raider 303 Kostrad yang telah terlatih,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.